Wakil Ketua MPR: Tantangan Kita adalah LGBT, Bom Panci dan Radikalisme

'Keadaban Digital: Dakwah Pencerahan Zaman Milenial' ini dia menyebut bahwa kemajuan teknologi dan informasi menimbulkan tantangan bagi Indonesia.

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG- Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah memberikan materi saat menjadi pembicara di acara Pengkajian Ramadhan yang digelar Pengurus Pusat Muhammadiyah, Selasa (29/5/2018).

Di acara bertemakan 'Keadaban Digital: Dakwah Pencerahan Zaman Milenial' ini dia menyebut bahwa kemajuan teknologi dan informasi menimbulkan tantangan bagi Indonesia.

Baca: Oknum Perwira TNI, Polisi, Anggota DPRD dan Nenek-nenek Pernah Becanda Bawa Bom di Bandara

"Tantangan kebangsaan kita hari ini adalah masuknya ideologi dari luar yang memanfaatkan kemajuan teknologi, sebut saja radikalisme yang berkampanye lewat media sosial telegram, yang memberi petunjuk praktis cara membuat bom panci," kata Basarah.

"Selain itu ada ide-ide Barat tentang kebebasan, liberalisme, LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender) yang berkampanye atas nama hak asasi manusia melalui media sosial, dengan modus operandi memanfaatkan kemajuan teknologi," tambahnya.

Baca: Bukan Bangsawan, Camila Pernah Meminta Pangeran William Tinggalkan Kate Middleton

Ahmad Basarah menilai, hal tersebut muncul lantaran menerobos masuk ke smartphone kita, misalnya melalui Facebook dan Twitter yang pengelolaannya memang tidak dapat dikendalikan oleh bangsa kita sendiri. Bangsa kita hanya jadi pengguna saja.

Di akhir pembicaraannya, dia mengatakan untuk mewarisi para perjuangan pendiri bangsa agar tidak mudah terpecah belah oleh kehadiran ideologi-ideologi dari luar. (chaerul umam)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul LGBT dan Bom Panci Jadi Tantangan Kebangsaan Buat Indonesia

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved