Kulit Ketupat di Palmerah Laris Terjual untuk Tradisi Qunutan Malam Ini

"Pertengahan puasa ramai karena ada Qunutan, nanti ramainya lagi mulai lebaran kurang lima hari," ujar Mbah Rum.

Penulis: Anisa Kurniasih | Editor: Ilusi Insiroh
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Mbah Rum, penjual kulit ketupat di Jalan Palmerah Barat bersama keponakannya sedang membuat kulit ketupat untuk dijual. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Penjual kulit ketupat di Jalan Palmerah Barat Jakarta Pusat mengaku kebanjiran pembeli.

Hal tersebut dikarenakan adanya tradisi Qunutan yang akan dilaksanakan oleh Warga Jakarta malam nanti.

Mbah Rum, penjual kulit ketupat mengakui bahwa dagangannya sudah laris sejak subuh.

Baca: Ingin Menikah dan Punya Anak, Syahrini Beberkan Kriteria Pria Idaman untuk Jadi Suami

Sekira 50 kantong ketupat diserbu oleh pembeli.

Satu kantong ketupat sendiri berisi 50 buah kulit ketupat yang sudah jadi.

Jadi totalnya ada sekira 2500 kulit ketupat yang sudah terjual oleh Mbah Rum.

"Pertengahan puasa ramai karena ada Qunutan, nanti ramainya lagi mulai lebaran kurang lima hari," ujar Mbah Rum di Jalan Palmerah Barat, Kamis (31/5/2018).

Menurutnya, tradisi Qunutan yang biasanya dilaksanakan oleh umat muslim khususnya di Jakarta ialah dengan memasak ketupat dan sayurnya lalu dimakan bersama di musala terdekat.

Mbah Rum biasanya menjual kulit ketupat per ikat isi 10 buah seharga Rp 5 ribu.

Baca: Pinter! Simak Kelucuan Arsy Saat Sedang Perdalam Ilmu Agama

Bersama dengan keponakannya, ia selalu menyiapkan stok yang lebih selama Ramadan.

Tak hanya dibuat berdua ternyata kulit ketupat yang Mbah Rum jual juga dibuat oleh keluarganya yang ada di Banten.

Kulit ketupat tersebut dikirimkan dalam jumlah yang banyak melalui truk.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved