Ramadan 2018
Ternyata Begini Asal Muasal Nama Marunda
Asal muasal nama Marunda ternyata berasal dari aktivitas yang dilakukan Pasukan Mataram saat berperang melawan penjajah Belanda pada abad ke-16.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Y Gustaman
Ternyata Begini Asal Muasal Nama Marunda
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Asal muasal nama Marunda ternyata berasal dari aktivitas yang dilakukan Pasukan Mataram saat berperang melawan penjajah Belanda pada abad ke-16 di wilayah Batavia.
Aktivitas tersebut yakni pemulihan fisik setelah mengalami kekalahan saat berperang melawan tentara Belanda yang menguasai Batavia pada masa itu.
Hal tersebut diceritakan pengurus Masjid Al Alam Marunda, Kusnadi, saat berbincang bersama TribunJakarta.com, Kamis (31/5/2018).
"Bertepatan dengan masuknya Pasukan Mataram yang dipimpin oleh Adipati Bahurekso bersama Pangeran Fatahillah pada saat itu dan beliau menerima kekalahan akan pulang ke Cirebon beliau singgah di Marunda ini," cerita Kusnadi.
Dijelaskan Kusnadi mereka beristirahat dan memulihkan tenaga serta luka-luka yang mereka alami usai berperang.
Mereka melakukan pemulihan tenaga sambil bermarkas di wilayah yang sekarang bernama Marunda ini.
Pada saat mereka merasa pulih dan memiliki kesempatan menyerang kota Batavia, pasukan tersebut kembali menyerang Batavia dan akhirnya mendapatkan kemenangan.
Dari situlah, lanjut Kusnadi, nama Marunda berasal.
Menurut Kusnadi, nama Marunda berasal dari singkatan Markas Penundaan.
"Bermarkasnya Pangeran Fatahillah bersama dengan Adipati Bahurekso pada saat itu nah disebutlah ini Marunda: Markas Penundaan. Markas penundaan pasukan pada saat itu," jelas Kusnadi.
Selain itu, Kusnadi juga mengungkapkan Marunda sendiri dahulunya masih termasuk wilayah Bekasi.
Dijelaskan Kusnadi, pada medio 1970an, Marunda akhirnya ditetapkan masuk wilayah Jakarta Utara.
Hingga saat ini, Marunda merupakan sebuah kelurahan di Jakarta Utara yang termasuk dalam Kecamatan Cilincing.
Kelurahan Marunda memiliki sembilan RW dan 76 RT.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/masjid-al-alam-marunda_20180602_184938.jpg)