Garuda Indonesia Pastikan Tetap Beroperasi Pada Musim Mudik Lebaran 2018

Pria 47 tahun tersebut juga mengapresiasi APG dan Sekarga, karena dapat mengerti kondisi perusahaan

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
Capture KompasTV
Garuda Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N Mansury, memastikan Garuda akan tetap beroperasi normal pada musim mudik lebaran 2018 ini.

Hal itu menyusul komitmen dari Asosiasi Pilot Garuda Indonesia (APG) dan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) untuk tidak melaksanakan aksi mogok pada periode peak season Lebaran.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, APG dan Sekarga sempat mengancam akan mogok kerja pada musim mudik karena menuntut sejumlah masalah segera diselesaikan.

Namun setelah Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan memediasi kedua pihak antara para karyawan serta pilot dengan pihak Garuda, rencana mogok tersebut ditunda.

"Kami harapkan agar para pengguna jasa tetap tenang dan tidak perlu kuatir tentang rencana mogok di Garuda Indonesia. Kami pastikan layanan operasional penerbangan tetap berlangsung normal," terang Pahala, pada Minggu (3/6/2018).

Baca: Menhub Budi Karya Yakin Pekerja dan Pilot Garuda Tidak Akan Mogok kerja

"Seluruh awak pesawat dan jajaran karyawan Garuda Indonesia juga telah turut bersiap dalam mengamankan operasional penerbangan pada periode peak season ini," lanjutnya.

Ia juga menyambut baik upaya Menko Maritim untuk mendukung kinerja Garuda dengan memediasi sehingga menghasilkan kesepakatan untuk tidak mogok kerja pada musim mudik lebaran.

"Pada kesempatan ini kami menyambut Baik komitmen dan dukungan Menko Maritim dalam mendukung upaya peningkatan kinerja operasional Garuda Indonesia khususnya terkait penyelarasan dinamika hubungan industrial melalui jalur dialog," jelas Pahala.

Pria 47 tahun tersebut juga mengapresiasi APG dan Sekarga, karena dapat mengerti kondisi perusahaan sekaligus masyarakat yang membutuhkan Garuda untuk aktivitas mudik.

"Kami juga menyampaikan apresiasi terhadap APG dan Sekarga yang tetap mengedepankan kepentingan nasional dan komitmen pelayanan operasional terhadap konsumen di periode peak season ini."

Sejalan dengan upaya peningkatan kinerja operasional jelang peak season Lebaran 2018, Garuda Indonesia Group menyiapkan sedikitnya 150.510 kursi penerbangan ekstra untuk mengantisipasi peningkatan trafik penumpang selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2018, yang diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 8 Juni 2018 hingga 24 Juni 2018 (H-7 s/d H+9) baik untuk rute domestik dan internasional.

Kapasitas penerbangan tambahan tersebut terdiri dari 768 frekuensi penerbangan tambahan yaitu 480 penerbangan Citilink dan 288 penerbangan Garuda Indonesia. Kapasitas tambahan tersebut meningkat sebesar 39 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar 107.750 kursi.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved