Kereta Sleeper Lakukan Uji Coba Pada Masa Angkutan Lebaran 2018, Segini Tarifnya
Rencananya kereta sleeper buatan PT Industri Kereta Api (INKA) akan diuji coba pada tanggal 11 hingga 25 Juni 2018.
Penulis: Suci Febriastuti | Editor: Rr Dewi Kartika H
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sunarjo selaku Direktur Operasi dan Administrasi PT Kereta Api Pariwisata mengatakan kereta sleeper akan beroperasi pada masa angkutan lebaran 2018.
Rencananya kereta sleeper buatan PT Industri Kereta Api (INKA) akan diuji coba pada tanggal 11 hingga 25 Juni 2018.
Kendati demikian, PT KA Pariwisata yang ditunjuk sebagai operator oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menunggu keputusan resmi dari KAI.
"Rencana untuk ujicoba tanggal 11 sampai 25 Juni 2018. Kami masih dibahas. Jadi khusus untuk sleeper kita belum bisa memberikan banyak penjelasan dan masih menunggu keputusan KAI," ujar Sunarjo di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018).
Kereta ini akan melayani tujuan Gambir-Surabaya dan Gambir-Malang dengan tarif di atas Rp 1 juta.
Tak seperti kursi biasa, di kereta sleeper penumpang bisa mengubah posisi tempat duduk menjadi tempat tidur yang nyaman layaknya di kelas bisnis pesawat terbang.
Baca: Sederet Fakta Menyayat Hati Razan Al Najjar, Ratapan Sang Ibunda hingga Ucapan Terakhir
Kereta ini diklaim memiliki tingkat privasi dan efisiensi ruang yang maksimal (duduk, rebah, tidur).
Space personal lebih luas serta susunan layout single memberikan kesan luas dan eksklusif.
Terdapat pula ruang bordes sehingga suara luar dapat teredam dengan sangat baik.
Sebelumnya PT KAI telah memesan empat gerbong kereta sleper dari PT INKA dengan kapasitas 18 kursi (seat) per gerbong.
"Iya sedikit seatnya. Karena memang ini bisa tiduran," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kereta_20180604_211806.jpg)