Breaking News:

PLN Prediksi Pemakaian Listrik Untuk Jawa-Bali di Lebaran Tahun Ini Sebesar 16.000 MW

16.000 megawatt merupakan jumlah paling minimal yang diprediksi akan digunakan ketika lebaran nanti

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Unit Pembangkit dan Jasa Pembangkitan (UPJP) Indonesia Power, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (4/6/2018) sore 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Direktur PLN Regional Jawa Bagian Barat, Haryanto WS memprediksi, kebutuhan pasokan listrik saat Hari Raya Idul Fitri nanti sekira 16.000 megawatt (MW).

Jumlah tersebut diprediksi akan digunakan di wilayah Jawa-Bali pada lebaran nanti, yang jatuh pada tanggal 15 Juni 2018.

Hal itu Haryanto sampaikan dalam acara Commercial Operation Date (COD) PLTGU Jawa 2 Unit 1 di Unit Pembangkit dan Jasa Pembangkitan (UPJP) Indonesia Power, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (4/6/2018) sore.

16.000 megawatt merupakan jumlah paling minimal yang diprediksi akan digunakan ketika lebaran nanti.

Baca: 62 Kasus Penyelundupan Barang Terjadi di Perairan Indonesia Sejak Januari 2018

Sementara jumlah listrik maksimal yang digunakan pada momen lebaran di tahun-tahun sebelumnya terhitung hingga 26.000 megawatt.

"Pada hari raya Idul Fitri nanti kemungkinan hanya tinggal 15.000 sampai 16.000 megawatt," kata Haryanto.

Haryanto menambahkan PT PLN juga nantinya akan menghentikan sementara operasional sejumlah pembangkit listrik di wilayah Jawa-Bali.

Hal tersebut, lanjut Haryanto, guna melakukan pemeliharaan rutin terhadap sejumlah pembangkit listrik.

"Nanti pembangkit-pembangkit akan kita hentikan, kita tidak operasikan. Kita manfaatkan untuk pemeliharaan mesin-mesin pembangkit itu," kata dia.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved