Breaking News:

Dianggap Gagal Soal Rumah DP Nol Rupiah, Anies-Sandi Diminta Ikuti Program Ahok

Sebaiknya Anies-Sandi diminta melanjutkan program rumah susun era Ahok karena program rumah DP nol rupiah tak terealisasi.

Editor: Y Gustaman
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Ketika ditanyai tentang perumahan DP 0 rupiah di Rorotan tersebut, dirinya enggan berkomentar banyak 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Program rumah DP nol rupiah Pemprov DKI Jakarta tak kunjung terealisasi, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno diminta melanjutkan program pembangunan rumah susun era Ahok.

"Program unggulan Anies-Sandi tidak berhasil, kalau saya lihat pola dan sistemnya tidak ada," ungkap Sekretaris Komisi D Fraksi PDIP, Pandapotan Sinaga saat dihubungi Kontan.co.id pada Selasa (5/6/2018).

"Saya lihat ini hanya janji-janji saat kampanye. Tapi fakta lapangannya untuk menggenjot apa yang dijanjikan tidak ada," ia menambahkan.

Pandapotan mengendus proyek rumah DP nol rupiah bisa saja berpotensi tidak terealisasi hingga akhir masa jabatan keduanya.

Namun ia optimistis keduanya memiliki kebijakan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat akan hunian yang terjangkau.

Pandapotan juga mengendus proyek rumah DP nol rupiah bisa saja berpotensi tidak terealisasi hingga akhir masa jabatan keduanya. 

"Bisa saja (tidak terealisasi), tapi kan kita tidak tahu kebijakan dia (Anies-Sandi) ke depan apa. Yang jelas sampai sekarang itu tentang pengadaan DP nol itu kita belum dapat," ujarnya.

Program rusunawa (rumah susun sederhana sewa) yang digagas Pemerintah Ahok jelas berbeda dengan rusunami (rumah susun sederhana milik) yang merupakan program kerja Anies.

Untuk biaya sewa rusunawa cukup terjangkau dan disubsidi 80 persen oleh pemerintah.

Biaya sewa yang dibebankan kepada penghuni rusunawa itu juga dialokasikan sebagai biaya pemeliharaan bangunan dan biaya kebersihan.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved