Jasa Marga dan Pertamina Siapkan BBM Kemasan Saat Arus Mudik

Penyediaan BBM Kemasan juga merujuk pada kapasitas parkir rest area, dimana pihaknya akan melakukan pengaturan keluar masuk kendaraan.

Jasa Marga dan Pertamina Siapkan BBM Kemasan Saat Arus Mudik
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Rest area KM 19 Jalan tol Jakarta Cikampek yang terletak di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Untuk mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan saat mengisi bahan bakar di Pom Bensin, Jasa Marga bersama Pertama bakal sediakan Bahan Bakar Minyak (BBM) kemasan lima liter di tiap-tiap tempat istirahat (rest area) saat mudik lebaran.

General Manager Jasa Marga cabang Jakarta Cikampek, Raddy R. Lukman mengatakan, BBM tersebut akan disediakan di Tempat Istirahat (rest area) yang kecil, yang sebelumnya tidak memiliki layanan pengisian BBM untuk kendaraan.

"Sekarang kita kerjasama dengan Pertamina, di TI (tempat istirahat) kecil kita, di parking bay juga kita siapkan BBM kemasan yang lima literan," kata dia saat dijumpai di rest area KM 19 Tambun Selatan, Rabu ( 6/6/2018).

Penyediaan BBM Kemasan juga merujuk pada kapasitas parkir rest area, dimana pihaknya akan melakukan pengaturan keluar masuk kendaraan.

"Jadi pengguna jalan pada saat penuh di km 19 (rest area), lari ke parking bay setelahnya itu bisa beli BBM kemasan," terang Raddy

Baca: Berusia Belia, Putri Charlotte Tak Boleh Duduk Bersama Orangtuanya di Meja Makan, Begini Alasannya

Harga jual BBM kemasan sama dengan harga jual BBM umum yang dibeli di Pom Bensin. Dia juga menghimbau agar pengendara saat melakukan transaksi BBM menggunakan uang pas agar tidak terjadi penghambatan saat proses pengembalian.

"Jadi ini benar-benar fungsi layanan," ujarnya Raddy

Baca: Beli Kerudung Bareng Raffi Ahmad, Ini Ekspresi Nagita Saat Suami Singgung Nama Bella, Cemburu?

Sejauh ini pihaknya belum memastikan berapa banyak pasokan BBM kemasan yang akan tersedia selama arus mudik lebaran, yang jelas jumlah pembelian BBM akan dibatasi bagi setiap pengguna jalan tol.

"Paling tidak yang darurat ya. Tapi sampai saat ini Pertamina kemarin rapat di TI 19 itu belum ada kebijakan untuk jumlah maksimalnya (pembelian) berapa," tandasnya

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved