Novel Bamukmin Bantah Keras Spanduk Khilafah yang Mengatasnamakan PA 212

"Itu ulah orang-orang pengecut yang tidak bertanggung jawab yang ingin memecah belah umat Islam. Itu kerjaannya para cebong," terangnya.

Novel Bamukmin Bantah Keras Spanduk Khilafah yang Mengatasnamakan PA 212
Istimewa
Spanduk bertuliskan 'Mempersatukan Umat dengan Sistem Khilafah Islamiyah' (kiri) menggantung di jembatan penyeberangan orang di Jalan Raya Serpong, tak jauh dari gerbang perumahan mewah Les Belles Maison. Spanduk lainnya bertuliskan "Bersama Menuju Indahnya Khilafah Islamiyah" menggantung di jembatan penyeberangan orang di depan SDN 1 Pondok Jagung, Kamis (7/6/2018). ISTIMEWA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin membantah keras spanduk khilafah di Serpong yang mengatasnamakan PA 212.

Spanduk tersebut terpampang di jembatan penyeberangan orang (JPO) depan SDN 1 Pondok Jagung, Jalan Raya Serpong, Serpong Utara, Tangerang Selatan, ditemui spanduk bertuliskan 'Bersama Menuju Indahnya Khilafah Islamiyah' dari persaudaraan alumni 212, pada Kamis (7/6/2018).

Baca: Anies Baswedan Kerahkan 300 Petugas Satpol PP Segel 932 Bangunan di Pulau Reklamasi

"Wah fitnah itu, kami tidak pernah membuat seperti itu," tegas Novel saat dihubungi TribunJakarta.com melalui pesan singkat, Kamis (7/6/2018).

Novel menyebut pemasang spanduk itu adalah pengecut yang hendak memecah belah umat Islam.

"Itu ulah orang-orang pengecut yang tidak bertanggung jawab yang ingin memecah belah umat Islam. Itu kerjaannya para cebong," terangnya.

Baca: Tes Urine Mendadak kepada Ratusan Sopir di Bekasi, Kapolres: Tidak Ada yang Mengonsumsi Narkoba

Ia pun bersyukur saat tahu warga sudah menurunkan spanduk tersebut dan berharap warga paham PA 212 bukanlah pembuat atau pemasangnya.

"Iya Alhamdulillah kalau gitu semoga warga paham bahwa kami alumni 212 tidak pernah membuat spanduk seperti itu," terangnya.

Baca: Ini Alasan Pasukan Gurkha, Tentara Paling Ganas yang Amankan Pertemuan Trump-Kim Jong Un

Sementara itu, Kanit Krimsus Polres Tangerang Selatan, Iptu Agung, mengatakan pemasangan spanduk tersebut kini dalam penyelidikan.

"Itukan belum jelas juga apa benar itu orang dari partai atau organisasi mana belum jelas juga, ini masih lidik (penyelidika, red) dulu," ujarnya saat dihubungi awak media via sambungan ponsel.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved