Tol Jakarta Cikampek Berlakukan Contra Flow Terpanjang Hingga 40 Kilometer
"Contra flow terpanjang itu adanya di sini (Jakarta Cikampek), kita sudah masuk rekor Muri," paparnya.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Kurniawati Hasjanah
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, RAWALUMBU - Tol Jakarta Cikampek merupakan jalur utama kendaraan dari Jakarta menuju Jawa Barat hingga Jawa Tengah, atau sebaliknya.
Setiap momen mudik lebaran, tol Jakarta Cikampek juga jadi perlintasan favorit pemudik yang hendak menuju kampung halaman, tidak jarang kepadatan kendaraan juga kerap terjadi di jalan tol yang melintasi Kota dan Kabupaten Bekasi tersebut.
Deputi General Manager Traffic Management Tol Jakarta Cikampek Cece Kosasih mengatakan, upaya yang kerap dilakukan Jasa Marga untuk mengurai kepadatan kendaraan salah satunya dengan membuka lajur baru atau yang biasa disebut Contra Flow.
"Kita ada dua wilayah yang biasa dijadikan lokasi Contra Flow yakni wilayah barat dan wilayah timur," kata Cece kepada TribunJakarta.com, di kantor Jasa Marga Cabang Tol Jakarta Cikampek, Rawalumbu, Kota Bekasi, Kamis (7/6/2018).
Penerapan contra flow Di jalan tol Jakarta Cikampek kata Cece, merupakan yang terpanjang, pihaknya bahkan mampu menerapkan contra flow sepanjang 34 kilo meter hingga yang paling maksimal 40 kilo meter.
"Contra flow terpanjang itu adanya di sini (Jakarta Cikampek), kita sudah masuk rekor Muri, dimanapun terutama di Indonesia cuma di Jakarta Cikampek terpanjang sampai 34 sampai 40 kilo meter," ungkap Cece.
Baca: Kerap Dikomentari Netter Gara-gara Berpakaian Seksi, Begini Ungkapan Menohok Gisella Anastasia
Untuk rentang waktu pelaksanaan contra flow sendiri kata Cece, waktunya dinamis, bahkan saat kepadatan kendaraan cukup tinggi, pihaknya pernah membuka contra flow selama 10 jam.
"Sebelum kepadatan cair kita harus ada upaya jangan sampai begitu ada kemacetan kita gak ada, jangan sampai udah ada kemacetan jasa marga tidak ada upaya itu jauh lebih parahkan," kata Cece
Untuk kecepatan kendaraan di lajur contra flow menurut Cece cukup aman, kendaraan yang masuk ke lajur tersebut rata-rata hanya mampu memacu kecepatan diatas 20 -30 kilo meter per jam.
Baca: Masih Menjomblo, Indra Herlambang Bongkar Kisah Asmaranya Hingga 2 Kali Batal Nikah, Trauma?
"Contra flow itu pelan arusnya, 20 sampai 30 km per jam karena utamanya contra flow itu agar kendaraan bergerak gak berhenti, lebih baik kendaraan jalan dari pada stak meski dengan kecepatan pelan," jelas Cece.
Jasa Marga menyiapkan lokasi contra flow, untuk wilayah barat berada di Gerbang Tol Cikarang Utama sampai KM 21 di Gerbang Tol Tambun. Sedangkan di wilayah timur dari Gerbang Tol Cikarang Utama sampai KM 65.
Selain itu, pihaknya pada arus mudik tahun ini akan menerjunkan dua unit motor kancil, kendaraan roda dua yang nantinya akan bertugas menyapu bersih potensi ganguan disepanjang jalur contra flow tol Jakarta Cikampek.