Arist Merdeka Sirait Minta Pemkot Depok Cabut Seluruh Predikat di SDN Tempat WA Mengajar

Selain mencabut seluruh predikat, ia menyebut pemberian predikat SRA yang diberikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok sebagai kesalahan

Arist Merdeka Sirait Minta Pemkot Depok Cabut Seluruh Predikat di SDN Tempat WA Mengajar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Indonesia Arist Merdeka Sirait saat ditemui wartawan, Pancoran Mas, Depok, Jumat (8/6/2018).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Indonesia Arist Merdeka Sirait meminta Pemkot Depok mencabut seluruh gelar yang disandang SDN tempat WA mencabuli 13 muridnya.

Ia menyebut tiga gelar Sekolah Ramah Anak (SRA), Sekolah Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter, dan Sekolah Model Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal hanya sekedar jargon.

"Itu yang saya katakan, kan saya orang (Kecamatan) Tapos. Statement saya itu suatu bentuk keras sebenarnya. Ini enggak benar, ini hanya sekedar jargon. Jadi harus dicabut," kata Sirait kepada wartawan di Pancoran Mas, Depok, Jumat (8/6/2018).

Selain mencabut seluruh predikat, ia menyebut pemberian predikat SRA yang diberikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok sebagai kesalahan.

Pasalnya, predikat tersebut tidak dapat diberikan tanpa menilai karakter guru di satu sekolah.

Baca: Kasus Pelecehan Seksual di Sekolah, Wali Kota Depok: Sesuatu yang Sangat Memukul Hati

"Itu yang salah, itu salahnya pemerintah memberikan predikat ramah anak. Predikat ramah anak itu harus ada 31 indikator yang terpenuhi, memang ada tahapannya," tegasnya.

Setelah dicabut, Sirait mengatakan Pemkot Depok harus melakukan perbaikan hingga memenuhi 31 indikator layak anak.

Terlebih tahun 2017 Depok meraih penghargaan Kota Layak Anak kategori Nindya dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia Yohana Yembise.

"Saya tidak berlebihan, bukan karena saya tidak setuju. Cabut predikat itu. Supaya ada perbaikan, supaya 31 indikator itu bisa terpenuhi kalau mau mengatakan kota Depok ramah anak yang sesungguhnya," kata Sirait.

Sebagai informasi, Kadisdik Kota Depok menyatakan tidak akan mencabut predikat SRA yang diberikan Disdik antara tahun 2016 atau 2017.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved