Warga Guyub Sediakan Takjil di Masjid Attaqwa Tambun
Setiap harinya, warga akan mengirim makanan ke Masjid, ada yang berupa makanan sepeti lontong, gorengan, ataupun nasi beserta lauknya
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Masjid Attaqwa yang merupakan masjid tua di Kabupaten Bekasi punya tradisi unik selama bulan Ramadan.
Masjid yang terletak di Jalan Sultan Hasanuddin, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi itu setiap harinya menyediakan takjil untuk berbuka puasa bagi para musafir, atau pengendara yang hendak singgah di Masjid tersebut.
Takjil tersebut didapat dari bantuan warga, dimana Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Attaqwa mengorganisir warga sekitar Masjid untuk guyub atau patungan menyumbang takjil.
"Itu emang udah tradisi kampung, jadi warga sekitar kita undang untuk beramal menyediakan takjil selama Ramadan," kata KH Faturrahman ketua DKM Attaqwa, Tambun, Jumat (8/6/2018).
Baca: Masyarakat Sambut Baik Program Angkutan Motor Gratis dengan Kereta Api
Setiap harinya, warga akan mengirim makanan ke Masjid, ada yang berupa makanan sepeti lontong, gorengan, ataupun nasi beserta lauknya.
"Jadi setiap hari ada 10 keluarga yang nyumbang, itu kita gilir sampai hari ke 30, makanan yang ada juga cukup banyak karena warga satu keluarganya bisa kasi puluhan atau ratusan makanan dan minuman," jelas Faturrahman.
Letak masjid yang berada di pusat keramaian dan persis di pinggir jalan utama Kabupaten Bekasi. Tidak jarang puluhan pengedaran maupun warga sekitar berkumpul saat waktu berbuka telah tiba.
Masjid Attaqwa telah berdiri sejak tahun 1918, dengan luas 2.000 meter persegi. Masjid dua lantai tersebut mampu menampung 2.000 hingga 3.000 jamaah.
Renovasi besar-besaran pernah terjadi sekitar tahun 2003 dan baru benar-benar rampung pada tahun 2013. Pada masa perjuangan Masjid tersebut juga kerap menjadi persinggahan lara pejuang kemerdekaan untuk salat dan mengatur strategi perang.