Sabam Sirait: Bangsa Ini Harus Berjuang Bersama Menjaga Pancasila

Sabam meminta generasi bangsa jangan pernah khawatir apalagi takut sebagai orang Indonesia.

Sabam Sirait: Bangsa Ini Harus Berjuang Bersama Menjaga Pancasila
Istimewa
Anggota MPR RI Sabam Sirait menyalami para peserta Sosialisasi Empat Pilar di Gelanggang Olah Raga (GOR) Bintaro Permai, Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan,Sabtu (9/6/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Anggota MPR RI Sabam Sirait meminta setiap elemen bangsa berjuang secara bersama-sama menjaga Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu sangat penting agar bangsa Indonesia bisa tetap utuh.

“Kita mencintai bangsa ini dan harus berjuang terus bersama-sama. Semua orang akan bermain dan kita jangan mau dipermainkan oleh siapa pun tidak perduli kita , kita lawan, kita kuat kok,” ujar Sabam Sirait saat Sosialisasi Empat Pilar di Gelanggang Olah Raga (GOR) Bintaro Permai, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan,Sabtu (9/6/2018).

Baca: Ini 3 Manfaat Ubi Ungu, Benarkah Bisa Membuat Berat Badan Turun?

Hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi itu adalah Ketua Umum GMKI Robert Sinurat. Acara itu dihadiri sekitar 200 orang warga Bintaro dan sekitarnya.

Sabam yang juga anggota DPD RI dari dapil DKI Jakarta itu mengatakan, menjaga persatuan dan kesatuan itu sangat penting untuk keberlanjutan negara ini. Sebab, Pancasila sebagai satu-satunya perekat semua pulai, suku, dan agama.

“Kita harus bersatu jangan mudah kita digoda dengan uang. Kita jujur kepada diri sendiri jauh lebih baik dari pada jujur terhadap orang lain,” katanya.

Sabam meminta generasi bangsa jangan pernah khawatir apalagi takut sebagai orang Indonesia.

Baca: Kisah Tukang Sampah Jujur yang Bersalaman dengan Jokowi, Kembalikan Uang Rp 20 Juta ke Pemiliknya

“Saya mulai berpolitik tahun 1961 dari Sekjen Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Saya salah satu pendiri PDI dan tinggal saya pendiri PDI yang hidup dan saya tetap turut menjaga Pancasila,” tuturnya.

Penerapan Pancasila, harus dimulai dari diri-sendiri. Menurut Sabam, bangsa ini butuh banyak panutan dalam melaksanakan dan mengamalkan Pancasila.

“Tidak bisa hanya dengan kata-kata. Pemimpin harus hidup sesuai dengan Pancasila. Jangan ngomong Pancasila tetapi kerjaannya kapitaslis. Jangan mau mengatakan kita Pancasila tetapi kita anti kemanusian dengan turut menindas orang-orang lemah,”

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved