Kasus Terorisme
Kemensos Berusaha Hilangkan Paham Radikalisme yang Pernah Diajarkan ke 7 Anak Terduga Teroris
"Kami akan kikis paham radikalisme dan terorisme yang diajarkan orang tua mereka dulu," ujar Idrus.
Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar
TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Kementerian Sosial Republik Indonesia akan memberikan pendampingan pada ketujuh anak terduga teroris, hingga terkikisnya paham radikalisme dalam dirinya.
Hal itu diutarakan Menteri Sosial Idrus Marham, usai menjemput ketujuh anak tersebut di Ruang VIP Bandara Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur.
"Kami akan kikis paham radikalisme dan terorisme yang diajarkan orang tua mereka dulu," ujar Idrus Marham, Selasa (12/6/2018).
Baca: Kemensos akan Bina dan Dampingi 7 Anak Korban Terduga Teroris
Idrus juga menegaskan, bahwa ketujuh anak yang terlibat dalam serangkaian aksi terorisme tersebut adalah korban dari pola asuh orang tua yang tidak benar.
"Jadi mereka tidak tahu apa-apa sama sekali. Oleh karena itu kami kategorikan juga adalah korban-korban daripada jaringan teroris,” ujar politisi Golkar tersebut.
Selanjutnya, Kementerian Sosial akan melaksanakan arahan Presiden Joko Widodo, yang meminta agar anak-anak yang menjadi korban terorisme harus dibina dan dibimbing dengan baik.
"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo seluruh anak bangsa yang jadi korban dari teroris harus ditangani secara baik tidak ada diskriminasi, termasuk anak pelaku bom, harus dirawat dibina," ujar Idrus Marham.
Selain itu, Idrus mengungkapkan, untuk saat ini pihaknya belum dapat memberi tahu lokasi pendampingan dan pembinaan ketujuh anak tersebut.
Hal tersebut dilakukan agar kondisi psikologi, serta keamanan mereka terjaga hingga pulih.
“Jadi saya kira untuk kepentingan bersama sementara saya tidak sampaikan dimana ditampung karena dari sisi keamanan perlu dilindungi sehingga maaf belum bisa saya sampaikan,” ujar Idrus Marham.
Sebelumnya, penyerahan secara resmi ketujuh anak pelaku terduga teroris dilakukan oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin ke Kementerian Sosial yang dihadiri oleh Idrus Marham.
Proses penerimaan tersebut berlangsung tertutup di Ruang VIP Bandara Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur pada pukul 17.00 WIB tadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/menteri-sosial-idrus-marham_20180612_204607.jpg)