Viral Curhatan Orang Tua Tentang Penyakit Anak Akibat Sering Bermain Gawai 'Terapi 3 Jam Per Hari'
Satu di antaranya netter yang telah menceritakan kisah yang dialami sang anak karena sering melihat Youtube.
Penulis: Siti Nurjannah Wulandari | Editor: Siti Nurjannah Wulandari
TRIBUNJAKARTA.COM - Teknologi yang berkembang semakin pesat menjadi santapan sehari-hari manusia.
Terlebih untuk anak-anak jaman milenial, mereka sudah mengenal gawai pintar lebih dini.
Tanpa tahu dampak yang akan timbul, para orang tua terkadang tidak pernah memperdulikan kesehatan anak karena terlalu sering menggunakan ponsel pintar.
Satu di antaranya netter yang bernama Josua Kalalo telah menceritakan kisah yang dialami sang anak karena sering melihat Youtube.
Curahan hati Josua diunggah di Facebook sejak Kamis (7/6/2018).
BACA: Buka Rahasia Para Suami yang Tidak Pulang Hingga 5 Hari, Hotman Paris: Saya Dipihak Wanita
BACA: Diduga 2 Tahun Tidak Bayar Utang, Ahmad Dhani Dapat Kejutan Menarik dari Pedagang Pasar Antik
Akun tersebut mengunggah potret sang anak dengan mata yang tertempel sebuah perban.
Masih ada senyuman kecil nampak di wajah anak yang berusia 4 tahun tersebut.
'Hati2 para orang tua yg pny baby umur dibawah 4 tahun jangan biasakan anak anda lihat youtube. anak saya kena syndrome juling tapi blm parah diterapi 3 jam tiap hari tutup mata satu. save your baby from handphone,' tulis akun tersebut pada keterangan.
Unggahan tersebut pun viral di dunia maya.
Hingga Selasa (12/6/2018) postingan tersebut telah dibagikan lebih dari 120 ribu kali.
Kemudian akun Josua Kalalo itu pun membagikan lagi beberapa peringatan pada orang tua yang lain.
'Efek hp ke masing2 anak berbeda. ada yg mata juling seperti anak saya tp juling yg blm parah.
Ada yg merusak mata. sampai bisa mengakibatkan kebutaan jika tidak segera diperiksa ke dokter mata.
Bagi yg anaknya pegang hp lebih dari 1 jam setiap harinya waspada aja. kurangi kebiasaan ini sebelum terjadi hal fatal pada anak anda,' tulis akun itu pada Minggu (10/6/2018).
Akun yang diketahui orang dari Surabaya tersebut juga menyebutkan jika setiap anak memiliki gejala yang berbeda-beda dari efek ponsel pintar.
'Ada yg kena mata juling, ada yg pusing2, ada mata berair, sampai mata keluar "kotoran mata terus menerus".
Jadi coba konsultasi ke dokter mata. coba cek keseluruhan matanya sampai ke retina skop. Jangan cm cek mata cm di alat mata minus, plus, silinder,' lanjut akun tersebut.
Josua Kalalo juga memberikan peringatan keras pada orang tua yang tidak bisa melepaskan gadget dari tangan anak.
'Jika ada apa apa dgn anak anda itu semua salah kalian. jangan menyalahkan hp atau aplikasi didalamnya,' tulis Josua Kalalo.
Bahkan akun tersebut juga mengungkap jika efek dari bermain gadget sejak dini menimbulkan dampak yang sangat berbahaya.
'Bahkan ada yg mati gara2 radiasi berlebihan dari Hp. jangan dibodohi tidak pakai internet. didownload saja trus lihat offline aman. ada yg bilang diklik mode airplane. semuanya sama. hp yg dulu bukan smartphone seperti jaman skg aja sdh bisa rebus telor tanpa apapun.
jauhkan anak anda dari handphone anda. jika anda masih sayang ama mereka.
saya post ini ternyata banyak orang tua yg lalai dikarenakan kebiasaan mereka menjadi trend jaman now yg selalu dekat dgn hp atau tidak bisa lepas dr hp. makanya anak kalian meniru hal itu. sayangi diri kalian dan keluarga kalian. jangan jadi zombie masa kini/ zombie zaman now,' pungkas akun tersebut. (*)
TribunJakarta.com/ Siti Nurjannah Wulandari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kolase-postingan-akun-facebook-josua-kalalo_20180612_113924.jpg)