Mensos Sebut Kondisi Psikologis Anak Terduga Teroris Masih Labil

Menteri Sosial, Idrus Mahram menjelaskan kondisi psikologis tujuh anak pelaku teroris saat ini masih dalam kondisi yang labil.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Ilusi Insiroh
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Menteri Sosial, Idrus Marham usai menerima tujuh anak korban terduga teroris di komplek Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Menteri Sosial, Idrus Mahram menjelaskan kondisi psikologis tujuh anak pelaku teroris saat ini masih dalam kondisi yang labil.

Ia menjelaskannya usai menerima ketujuh anak tersebut dari Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin di Ruang VIP Bandara Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur.

"Kondisinya masih sangat agak labil tapi tadi ketawa pas duduk termenung lagi tadi sempat ketawa," ujar Idrus Marham, Selasa (12/6/2018).

Baca: Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Tangerang Hanya Butuh Waktu 15 Menit untuk Ambil Barang Korbannya

Politisi Golkar tersebut juga menceritakan bagaimana pertemuan mereka yang digelar secara tertutup di Ruang VIP Bandara Halim Perdanakusuma.

Saat itu, dirinya dan pihak Kemensos memberikan motivasi kepada tujuh anak tersebut, sembari melakukan buka puasa bersama.

"Kami tadi duduk di bawah tidak di kursi. Anggaplah Mensos ini bapak anda semuanya. Saya tadi sudah beri semangat motivasi bahwa anda tidak perlu ragu bahwa anak teroris ini perlu di perhatikan," ujar Idrus Marham.

Selanjutnya, Kemensos akan memberikan perlindungan dan pendampingan kepada para anak pelaku bom di Surabaya untuk mengembalikan kepercayaan dirinya.

Baca: 5 Zodiak Ini Selalu Ingin Menang, Kamu Diantaranya?

Selain itu, ucap dia, program rehabilitasi tersebut bertujuan untuk mengikis kemungkinan paham-paham radikalisme yang diwariskan dari orang tua mereka.

“Kami harus pastikan bahwa itu (paham radikalisme), kami harus bersihkan dari paham-paham radikalisme itu, tentu ini perlu waktu,” ujar Idrus Marham.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak tujuh anak dari keluarga pelaku teroris diserahkan Polda Jatim ke Kementerian Sosial, Selasa (12/6/2018).

Secara medis, mereka sudah dinyatakan secara fisik dan psikis.

Idrus menjelaskan ketujuh anak tersebut terdiri dari 3 laki-laki dan 4 perempuan.

Baca: Unggah Foto Liburan di Yogyakarta, Netizen Khawatirkan Awkarin Tertusuk Duri

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved