Rela 26 Tahun Tak Mudik di Hari Raya Idul Fitri, Kepala Terminal Bantuan Lebak Bulus 'Ikhlas'

"Sudah 26 tahun saya tidak pernah mudik di hari raya Idul Fitri mas," ucap Supri di lokasi, Senin (18/6/2018).

Rela 26 Tahun Tak Mudik di Hari Raya Idul Fitri, Kepala Terminal Bantuan Lebak Bulus 'Ikhlas'
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Supri Hartono (55) Kepala Terminal Bantuan Lebak Bulus, yang sudah 26 tahun tidak merasakan mudik dan kumpul bersama keluarga di hari raya Idul Fitri. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Sejak tahun 1992, Supri Hartono (55) Kepala Terminal Bantuan Lebak Bulus tidak pernah merasakan mudik pada hari raya Idul Fitri.

Hal ini yang diucapkan oleh Supri, ketika dijumpai TribunJakarta.com di Terminal Bantuan Lebak Bulus, Kebayoran Lama Jakarta Selatan.

"Sudah 26 tahun saya tidak pernah mudik di hari raya Idul Fitri mas," ucap Supri di lokasi, Senin (18/6/2018).

Supri mengatakan, profesi yang ditekuninya mewajibkan dirinya harus tetap bertugas, meskipun di hari raya Idul Fitri.

Ia menuturkan, sebelum menjabat sebagai Kepala Terminal Bantuan Lebak Bulus, dirinya sudah merasakan ditugaskan di berbagai Terminal Bus di wilayah DKI Jakarta.

Baca: Bukan Jeje, Ini Sosok Terpenting di Kehidupan Syahnaz Bahkan Rela Video Call Tiap Waktu, Siapa?

Sejak tahun 1992 - 2005, Supri bertugas di Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, lalu pada tahun 2005 - 2013, ia bertugas di Terminal Bus Blok M, Jakarta Selatan.

Tahun 2013 - 2016, ia dipindahkan kembali untuk bertugas di Terminal Bus Kampung Rambutan, dan pada tahun 2017 hingga saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Terminal Bantuan Lebak Bulus.

Supri mengatakan, pengabdiannya di Suku Dinas Perhubungan DKI Jakarta hanya tinggal beberapa tahun lagi, karena pada tahun 2020 mendatang dirinya sudah memasuki masa pensiun.

Meski 26 tahun tidak merasakan mudik dan lebaran bersama keluarga, Supri mengatakan ikhlas menjalani profesinya.

Menurutnya, sudah kewajibannya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para masyarakat, yang akan melaksanakan mudik ke kampung halamannya.

Baca: Sempat Menentang Hubungan Ely Hingga Bercanda dengan Irfan, Ulfi Beberkan Alasannya, Ternyata . . .

"Saya ikhlas menjalani profesi saya, meskipun awalnya sedikit sedih karena melihat orang lain mudik sementara saya masih bekerja," tutur Supri.

Namun, perasaan tersebut perlahan hilang seiring berjalannya waktu, karena dukungan yang diberikan oleh istri dan juga anak-anaknya.

"Mereka semua mengerti pekerjaan saya, dan mereka mendukung, pensiun nanti baru saya bisa merasakan hari raya lebaran dan mudik bersama keluarga," ujar Supri.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved