Polisi Bakal Jaga Ketat TPS Rawan di Kota Bekasi

"Kita akan jaga ketat dengan penjagaan personil kepolisian berlapis dengan batuan dari unsur TNI," kata Indarto.

Polisi Bakal Jaga Ketat TPS Rawan di Kota Bekasi
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kapolres Metro Bekasi Kombes Indarto. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi Kota memetakan beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berpotensi memiliki tingkat kerawanan pada pemilihan wali kota (Pilwalkot) Kota Bekasi 2018, 27 Juni 2018 mendatang.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengatakan, pihaknya akan menjaga ketat TPS yang memiliki tingkat kerawanan selama proses pencoblosan hingga penghitungan suara berlangsung.

"Kita akan jaga ketat dengan penjagaan personil kepolisian berlapis dengan batuan dari unsur TNI," kata Indarto kepada TribunJakarta.com, Rabu (20/6/2018).

Baca: KPU Kabupaten Bekasi Didistribusikan Logistik dan Surat Suara ke PPK Se-kabupaten Bekasi

Baca: Jarak Tempuh Kereta dari Stasiun Bekasi ke Bandara Soekarno Hatta 90 Menit

Berdasarkan pemetaan, dari 3.030 TPS di Kota Bekasi, 75 diantaranya masuk kategori rawan. Selanjutnya polisi memetakan 25 TPS kedalam kategori Rawa 1, lalu 50 masuk kategori rawan 2.

Pemetaan kerawanan berdasarkan beberapa indikator diantaranya historis lingkungan TPS serta basis masa pendukung yang cenderung berimbang. Untuk TPS aman nantinya akan dijaga 1 orang Polisi yang mengamankan 5 TPS.

"Yang rawan itu bukan saat pencoblosan melainkan saat penghitungan suara yang kemungkinan akan banyak hujan protes," jelas dia

Pada saat pencoblosan nanti, pihak kepolisian akan menerjunkan 1200 personil kepolisian belum termasuk bantuan dari personil TNI, dan Linmas. Bantuan juga akan datang dari Brimob Polda Metro Jaya sebanyak 2 SSK, Sabhara Polda Metro Jaya 2 SSK, Polres Jakarta Pusat dab Polres Jakarta Timur masing-masing 100 personil.

Indarto meminta KPU Kota Bekasi untuk memastikan proses distribusi dan penyiapan kelengkapan pencoblosan terpenuhi sebelum berlangsung hari pemungutan suara yang kurang lebih satu minggu lagi.

"Jadi saya berharap juga PPK-nya lebih aktif karena jangan sampai ada kendala," kata Indarto.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved