Breaking News:

Presenter Berita Tak Kuat Tahan Tangis saat Bacakan Kebijakan Trump Pisahkan Anak-anak Imigran Gelap

Seorang pembaca berita televisi Amerika Serikat (AS) begitu emosional saat membacakan kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump.

Editor: Rr Dewi Kartika H
Youtube
Menangis saat bacakan berita 

Penyiar berusia 45 tahun asal California itu kemudian meminta maaf atas aksi emosionalnya melalui kicauan di Twitter.

"Adalah pekerjaan saya untuk membacakannya di televisi. Namun, saya tidak sanggup untuk membacanya. Sekali lagi saya minta maaf," katanya.

Baca: Banjir Air Mata Saat Rayakan Ulang Tahun, Ayu Ting Ting Ungkap Menunggu Dapat Ini

Sebagai gantinya, dia lalu membagikan berita yang seharusnya hendak dibacanya melalui enam kicauan.

Dikatakan bahwa AS telah memisahkan anak-anak dari orangtua mereka di perbatasan.

Kuasa hukum dan penyedia layanan kesehatan yang mengunjungi tiga tempat penampungan itu berkata bahwa ruang bermain bagi anak pra-sekolah berada dalam kondisi "krisis".

Washington dilaporkan juga berencana untuk membangun pusat penampungan keempat di Houston yang membuat wali kotanya, Sylvester Turner, angkat bicara.

"Saya tidak ingin ada fasilitas pemisah anak-anak dari orangtua di kota ini. Saya telah mengucapkannya dengan jelas," tegas Turner.

Sebelumnya pada 7 Mei lalu, Jaksa Agung Jeff Sessions mengumumkan kebijakan "toleransi nol" sebagai tindakan yang lebih keras.

Dengan kebijakan itu, siapa saja yang secara ilegal melintasi perbatasan akan ditangkap dengan tuduhan kriminal.

Baca: Nunggu Sang Ayah, Putra Bungsu Sandiaga Uno Asyik Bermain Becak dan Sapa Awak Media

Bagi mereka yang datang dengan keluarga, anak-anak akan dipisahkan dari orangtua.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved