Selama Libur Lebaran Ojek Pangkalan Ini Mengaku Sulit Dapat Penumpang

"Justru hari biasa lebih besar, karena pertama sekitar sini kan macet, otomatis mereka penumpang yang turun mau gunai ojek," ujarnya.

Selama Libur Lebaran Ojek Pangkalan Ini Mengaku Sulit Dapat Penumpang
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Koesnadi selaku pengemudi ojek pangkalan di Terminal Lebak Bulus yang mengaku penghasilannya berkurang di musim libur Lebaran 2018. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Hanya itungan menit berselang, bus-bus yang mengantarkan pemudik singgah ke Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan untuk menurunkan mereka.

Namun sejak libur lebaran, Senin (18/6/2018) kemarin, tak banyak penumpang yang turun di Terminal tersebut.

Keadaan itu dikeluhkan oleh seorang pengemudi ojek pangkalan di sekitar lokasi, Koesnadi yang mengaku penghasilannya menipis kala mencari penumpang di musim Lebaran.

Baca: Web PPDB SMA Banten Error, Orang Tua Murid Datangi Sekolah Cari Informasi

"Di musim libur lebaran justru pemasukan kita sedikit engga begitu banyak ketimbang hari biasanya," ujarnya kepada TribunJakarta.com saat ditemui di Terminal Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis (21/6/2018).

Justru menurutnya, ia mampu meraup keuntungan besar kala mencari orderan di hari biasa.

"Justru hari biasa lebih besar, karena pertama sekitar sini kan macet, otomatis mereka penumpang yang turun mau gunai ojek," ujarnya.

Sedangkan di hari libur lebaran, banyak pemudik tak mau merogoh kocek dalam dalam lantaran telah habis kala pulang kampung.

"Biasanya kalau udah dari kampung karena masih sepi naik angkutan umum ramai ramai sama sanak saudara. Mungkin uang sudah dihabiskan di kampung. Ojek dikira mahal," tuturnya.

Baca: Asisten Rumah Tangga Belum Pulang dari Mudik, El Barack Bantu Bersihkan Rumah

Penghasilannya di musim libur lebaran, lanjut Koesnadi hanya mampu mencapai belasaN ribu saja.

"Saya ngojek memang engga dari pagi, tapi hari biasa kadang udah hampir seratus ribu. Kalau saat ini baru dapat lima belas ribu saja," tandasnya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved