Tak Kunjung Kapok, Polisi Antarkan Residivis Pengedar Narkoba ke Kamar Mayat RSU Kabupaten Tangerang

"Tersangka MG juga merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) karena berkali-kali melakukan aksinya," kata Harry kepada wartawan.

Tak Kunjung Kapok, Polisi Antarkan Residivis Pengedar Narkoba ke Kamar Mayat RSU Kabupaten Tangerang
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Harry Kurniawan menunjukan barang bukti narkotika jenis sabu di Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Anggota Polres Metro Tangerang melumpuhkan MG hingga tewas dengan timah panas di kontrakannya di daerah Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

MG residivis kasus narkoba terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan saat digerebek.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, kasus ini berawal dari pendalaman personel Satresnarkoba Polres Metro Tangerang yang menangkap seorang pembeli dan pengguna narkotika jenis sabu dari DY di Kampung Sebelah, Mauk, Kabupaten Tangerang.

Dari informasi yang didapatkan dari DY, Jajaran Saresnarkoba Polres Metro Tangerang berhasil mengamankan tersangka pengedar jaringan narkoba di Pantura Tangerang yakni, MG.

Hary mengatakan, MG pernah ditangkap satresnarkoba Polres Metro Tangerang pada delapan tahun silam.

Baca: Peringati Hari Anti Narkoba Internasional, TNI Penjaga Perbatasan Adakan Kegiatan Ini

Menurutnya, MG tidak jera lantaran masih mengedarkan barang haram tersebut.

"Almarhum MG merupakan resividis kasus narkoba 2010 yang disidik satresnarkoba Polres Metro Tangerang dan dapat vonis lima tahun penjara di Lapas Pemuda Tangerang. Tersangka MG juga merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) karena berkali-kali melakukan aksinya," kata Harry kepada wartawan di Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang, Senin (25/6/2018).

Harry mengatakan, saat melakukan penggerebekan dan penggeledahan di kontrakan MG di daerah Teluk Naga, polisi terpaksa melumpuhkan pelaku.

Baca: Terlibat Penggelapan Motor dan Narkoba, Oknum Polisi Polres Jakarta Timur Diamankan

"Karena pada saat ditangkap melawan dan menggunakan pecahan botol yang ditemukannya sebagai senjata tajam untuk mengancam petugas," ujar Harry.

Berdasarkan penggerebakan tersebut, didapati tiga bungkus narkotika jenis sabu seberat tiga ratus gram. Sedangkan, dari tangan DY didapati tiga bungkus narkotika jenis sabu seberat tiga ratus gram.

Dari tindakannya, DY dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009.

"Tersangka satunya lagi yang tertangkap (DY) diancam hukuman penjara seumur hidup atau ancaman hukuman mati," ujar Harry.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved