Info Mudik 2018

Jumlah Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan Menurun Dibanding Tahun Lalu, Ini Alasannya

Ia menduga, penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti balik gratis dan pemilihan kepada daerah (Pilkada) serentak di sejumlah daerah

Jumlah Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan Menurun Dibanding Tahun Lalu, Ini Alasannya
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Sejumlah bus terlihat baru saja datang dari sejumlah kota di daerah Jawa Barat ke Terminal Kampung Rambutan, Ciraca, Jakarta Timur siang ini, Selasa (19/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Terjadi penurunan jumlah penumpang bus yang kembali dari kampung halamannya masing-masing saat arus balik tahun ini dibandingkan sebelumnya di Terminal Kampung Rambutan.

Bila tahun 2017 jumlah penumpang yang tiba di Terminal Kampung Rambutan sebanyak 247.338 orang, maka untuk tahun ini menurun menjadi 222.478 penumpang.

"Kalau dibandingkan tahun 2017, dari hari H lebaran hingga H+8 lebaran ada penurunan sebesar 10,05 persen," ujar Kepala Terminal Kampung Rambutan Emiral August Dwinanto, Selasa (26/6/2018).

Ia menduga, penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti balik gratis dan pemilihan kepada daerah (Pilkada) serentak di sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.

"Tahun ini banyak daerah yang mengadakan balik gratis juga, tidak seperti tahun sebelumnya yang hanya saat mudik saja," ucapnya saat ditemui TribunJakarta.com di Terminal Kamlung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.

Menurutnya, ada sebagian warga yang menunda kepulangsnya ke Jakarta, karena ingin terlibat dalam Pilkada serentak yang akan diselenggarakan pada Rabu (27/6/2017), seperti pemilihan Gubernur di Jawa Barat dan Jawa Timur.

"Masyarakat yang belum kembali juga bisa jadi menunda kepulanganya karena ingin nyoblos saat Pilkada, apalagi seperti diketahui di Kampung Rambutan kan paling dominasi dari Jawa Barat," kata dia.

Selain itu, ia juga menduga menurunan ini disebabkan karena masyarakat yang sebelumnya naik bus untuk kembali ke ibu kota, memilih menggunakan moda transportasi lain seperti kereta api dan pesawat terbang.

"Seperti yang disampaikan Pak Menteri (Perhubungan), jumlah pengguna kereta api dan pesawat terbang kan juga meningkat, ada indikasi masyarakat beralih moda transportasi juga," ujar Emiral.

Meski ada penurunan jumlah penumpang yang tiba, tetapi berdasarkan data yang diperoleh TribunJakarta.com, jumlah armada bus yang tiba saat arus balik ini justru meningkat sekitar 0,57 persen.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved