Silicon Valley ala Indonesia Akan Hadir di Kawasan Alam Sutera, Berminat Beli?

Pengembang properti PT Triniti Dinamik membangun kawasan Silicon Valley ala Indonesia.

Istimewa
() 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pengembang properti PT Triniti Dinamik menggandeng  PT Total Bangun Persada Tbk. (TOTL)  untuk membangun kawasan Silicon Valley ala Indonesia dengan nilai proyek Rp 1 triliun di Alam Sutera, Tangerang, Banten

Pengembang akan membangun The Smith Soho Office yang terdiri dari small office home office (SOHO), residensial, dan perkantoran.

Direktur Utama PT Triniti Dinamik Samuel Stepanus Huang mengatakan, The Smith merupakan salah satu proyek unggulan Triniti. Proyek kawasan terpadu (mix-used development ) ini mencakup 438 unit hunian, 100 unit SOHO, dan 112 unit perkantoran.

“Dengan konsep seperti ini, maka proyek ini memungkinkan untuk residensial sekaligus perkantoran,” kata Samuel dalam keterangannya.

Samuel juga menyebutkan proyek ini menyasar para pelaku bisnis rintisan atau startup, dan The Smith dikonsepkan menjadi seperti Silicon Valley, Amerika Serikat bagi Indonesia.

“Saat ini untuk SOHO sudah terjual 70%, untuk residensial 80%, dan perkantoran 50% dari keseluruhan unit yang ada,” ujar Samuel.

Baca: Divonis 4 Tahun Penjara, Mata Jennifer Dunn Memerah dan Tak Mengucap Sepatah Kata

Samuel mengatakan, penjualan perkantoran saat ini mengalami tantangan yang cukup berat, pasalnya, kondisi ekonomi belum pulih yang mengakibatkan pebisnis belum agresif membuka kantor.

Triniti juga menargetkan proyek bisa rampung dan diserahterimakan pada 2019 untuk konsumen yang sudah melakukan pembelian saat ini.

Sementara, untuk konsumen yang membeli di periode akhir atau sekitar 30% sisanya, akan dilakukan serah terima pada Maret - Mei 2020.

“Kami sudah groundbreaking tahun lalu dan pondasinya semua sudah dikerjakan oleh Indopora. Pondasi kita menggunakan wall diafragma meskipun sulit tapi sangat aman dan sangat kokoh,” ujar Samuel.

Baca: Sederet Baju Nagita Slavina Ini Harganya Di Bawah 500 Ribu, Yuk Intip!

Sementara itu, Samuel juga mengatakan investasi pembangunan The Smith didapat dari pemilik saham dan hasil penjualan.

Dia menyebut saat ini pihaknya sudah mengantongi penjualan (marketing sales ) sebesar Rp700 miliar.

Triniti menargetkan penjualan ini bisa lebih dari Rp 1 triliun.

“Walaupun margin-nya rendah dan profit tidak seberapa, yang penting kami berkomitmen membangun sampai selesai,” ujar Samuel.

Pada awal pemasaran, The Smith dibanderol seharga Rp18 juta per meter persegi, dan seiring dengan kenaikan harga, hunian dan perkantoran ini dijual seharga Rp28 juta-Rp29 juta per meter persegi atau sekitar Rp800 juta - Rp3 miliar per unit.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved