Breaking News:

Pilkada Serentak 2018

Kampung Pilkada Gunakan Konsep Karnaval, Ketua RW Berharap Warga Terhibur

Harapannya, kemeriahan ala karnaval itu bisa membuat warga yang menggunakan hak pilihnya senang.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Suasana di Kampung Karnaval Pilkada di RW 03 Kelurahan Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, Rabu (27/6/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Kampung Pilkada di RW 03 Kelurahan Depok Jaya memilih konsep karnaval untuk memeriahkan proses pemungutan suara Pilkada Serentak.

Harapannya, kemeriahan ala karnaval itu bisa membuat warga yang menggunakan hak pilihnya senang.

"Jadi warga yang ikut enggak hanya menggunakan haknya, tapi juga merasa senang saat datang ke TPS," kata Ketua RW 03 Kelurahan Depok Jaya Nuryadin Rahman di Pancoran Mas, Depok, Rabu ( 27/6/2018).

Baca: 3 Pasangan Cagub Unggul dalam Hitung Cepat, PPP Optimis Suara di Pemilu 2019 Terdongkrak

Berbagai kegiatan digelar saat warga dari sebelas RT hendak menggunakan hak pilihnya untuk menentukan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang baru.

Suasana di Kampung Karnaval Pilkada di RW 03 Kelurahan Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, Rabu (27/6/2018)
Suasana di Kampung Karnaval Pilkada di RW 03 Kelurahan Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, Rabu (27/6/2018) (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Seperti live musik, bazar, cek kesehatan gratis, lomba kreasi anak-anak, doororize, badut, dan odong-odong yang berfungsi sebagai layanan antar jemput warga.

Khususnya warga lansia dan penyandang disabilitas yang cukup memiliki kendala saat pergi ke TPS.

Baca: Begini Kode dan Modus Operandi Sindikat Pencuri dalam Angkot di Jakarta Utara

Satu odong-odong layanan antar jemput itu dapat digunakan warga secara gratis.

Selain untuk menyenangkan warga, kegiatan dan fasilitas yang disediakan bertujuan untuk memacu keinginan warga menggunakan hak pilihnya.

"Jumlah partisipasi warga yang ikut milih di Pilkada tahun ini meningkat jadi 75 persen. Kalau pas Pilpres 2014 lalu itu tingkat partisipasinya 60 persen. Semoga pas Pilpres tahun depan bisa naik," harapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved