Nasdem Panen, Ini Peta Kemenangan Partai Politik di 15 Provinsi dalam Pilkada Serentak

Partai Nasdem bisa dikatakan meraih banyak kemenangan dalam pilkada tingkat provinsi. Surya Paloh mengklaim memenangkan pilkada di 11 provinsi.

Editor: Erik Sinaga
Tribun Jabar
Karikatur peserta Pilkada Jabar 

TRIBUNJAKARTA.COM- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 di 171 daerah di Indonesia pada Rabu (27/6/2018) sukses dilaksanakan.

Meskipun penghitungan real time Komisi Pemilihan Umum belum final, namun sejumlah lembaga survei sudah memberikan gambaran pasangan calon kepala daerah mana yang menang dalam Pilkada Serentak 2018.

Gambaran ini diketahui berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count.
Berdasarkan perhitungan itu, terlihat sejumlah partai yang terbilang sukses menjadi partai pengusung dalam Pilkada Serentak 2018.

Partai Nasdem bisa dikatakan meraih banyak kemenangan dalam pilkada tingkat provinsi. Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengklaim memenangkan pilkada di 11 provinsi.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, pasangan yang diusung Partai Nasdem terlihat sukses di 10 provinsi. Ini tentu dengan catatan bahwa hingga Rabu malam belum diketahui hasil Pilkada Papua 2018, salah satu daerah yang diklaim Surya Paloh dimenangkan Nasdem.

PAN dan Partai Hanura menyusul di bawah Partai Nasdem, masing-masing dengan memenangkan 9 provinsi dan 8 provinsi.

Tentu saja jumlah ini jika mengesampingkan hasil Pilkada Papua dan Pilkada Maluku Utara yang belum diketahui hasilnya.

Meski terbilang sukses memenangkan pilkada sejumlah wilayah, tidak berarti Partai Nasdem, PAN, atau Partai Hanura sukses menempatkan kadernya sebagai kepala daerah.

Misalnya saja, kader Partai Nasdem yang terpilih sebagai gubernur berdasarkan hasil quick count hanya Ali Mazi dan Viktor Laiskodat.

Lalu bagaimana perolehan partai lainnya? Berikut informasi peta dukungan partai politik terhadap pasangan calon yang menang versi hitung cepat lembaga survei pada 15 provinsi yang dihimpun Kompas.com:

Partai Nasdem:

1. Pilkada Provinsi Sumatera Utara (pasangan Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah),
2. Pilkada Provinsi Sumatera Selatan (pasangan Herman Deru - Mawardi),
3. Pilkada Provinsi Riau (pasangan Syamsuar - Edy Nasution),
4. Pilkada Provinsi Jawa Barat (pasangan Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum), 5. Pilkada Provinsi Jawa Tengah (pasangan Ganjar Pranowo -Taj Yasin),
6. Pilkada Provinsi Jawa Timur (pasangan Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak),
7. Pilkada Provinsi Kalimantan Barat (pasangan Sutarmidji - Ria Norsan), 8. Pilkada Provinsi Sulawesi Tenggara (pasangan Ali Mazi - Lukman Abunawas),
9. Pilkada Provinsi Maluku (pasangan Murad Ismail - Barnabas Ornoyang), 10. Pilkada Provinsi Nusa Tenggara Timur (pasangan Viktor Laiskodat - Josef).10. Pilkada Provinsi Nusa Tenggara Timur (pasangan Viktor Laiskodat - Josef).

Partai Amanat Nasional (PAN):

1. Pilkada Provinsi Sumatera Utara (pasangan Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah),
2. Pilkada Provinsi Sumatera Selatan (pasangan Herman Deru - Mawardi),
3. Pilkada Provinsi Riau (pasangan Syamsuar - Edy Nasution),
4. Pilkada Provinsi Lampung (pasangan Arinal - Chusnunia),
5. Pilkada Provinsi Jawa Timur (pasangan Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak),
6. Pilkada Provinsi Bali (pasangan Wayan Koster - Tjokorda Oka Artha Ardhana),
7. Pilkada Provinsi Kalimantan Timur (pasangan Isran Noor - Hadi Mulyadi), 8. Pilkada Provinsi Sulawesi Selatan (pasangan pasangan Nurdin Abdullah - Andi Sudirman Sulaiman),
9. Pilkada Provinsi Maluku (pasangan Murad Ismail - Barnabas Ornoyang).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved