Progres Sudah 94 Persen, PT MRT Fokus Persiapkan Integrasi Sistem dengan Kereta
Pembangunan proyek MRT fase satu yaitu jalur Lebak Bulus-Bunderan HI hampir 94 persen.
Penulis: Suci Febriastuti | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti
TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Direktur Utama PT Mass Rapid Transit Jakarta, William Sabandar, mengatakan pembangunan proyek MRT fase satu yaitu jalur Lebak Bulus-Bunderan HI hampir 94 persen.
"Progres MRT per 25 Juni 2018 sudah 94,62 persen, yaitu 92,40 persen pada elevated section (layang ) dan 96,87 persen pada underground section (bawah tanah)," ujar William di Wisma Nusantara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2018).
Ia mengatakan proses konstruksi proyek MRT Jakarta saat ini dalam tahap penyelesaian pedestrian di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin yang menjadi tanggungjawab PT MRT.
"Fokus konstruksi sedang ke pedestrian sepanjang jalan Sudirman-Thamrin menjelang pelaksanaan Asian Games 2018," sambung dia.
William mengatakan PT MRT saat ini sedang fokus ke persiapan integrasi sistem dengan kereta.
"Persiapan mengintegrasikan sistem dengan kereta, persiapan SDM itu yang sedang dilakukan MRT," kata William.
Ia menyebutkan pada 23 Juli 2018 mendatang akan mulai tes sistem persinyalan di jalur utama tanpa kereta.
"Lalu nanti juga tanggal 9 Agustus 2018 mulai tes integrasi persinyalan di jalur utama menggunakan kereta pertama. Tanggal 10 September 2018 Mulai Tes uji pergerakan kereta di jalur utama. 12 November 2018 Mulai uji coba operasi sistem perkeretaapian secara terintegrasi oleh kontraktor," jelasnya.
Selain itu, pada bulan Desember 2018 mendatang akan mulai uji coba kereta ke 2-16 di jalur utama dan dimulainya pembangunan proyek pembangunan MRT fase II jalur Bundaran HI-Kampung Bandan.