Digigit Nyamuk Saat Jaga TPS, Ketua RT di Depok Terjangkit Chikungunya

Hasilnya, Sukani diduga kuat terjangkit Chikungunya seperti warga Kelurahan Meruyung lainnya.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Sukani (55) saat ditemui di kediamannya, Limo, Depok, Sabtu (30/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, LIMO - Ketua RT 01/RW 06 Sukani (55) merupakan satu dari 100 warga Kelurahan Meruyung yang terjangkit Chikungunya.

Ia terjangkit Chikungunya usai menunaikan tugasnya sebagai Ketua RT dalam perhelatan Pilkada Serentak pada Rabu (27/6/2018).

"Saya merasa kaki saya digigit nyamuk pas lagi tugas jaga di TPS. Abis digigit itu kepala saya merasa pusing, cuman saya tahan karena masih tugas di TPS," kata Sukani di Limo, Depok, Sabtu (30/6/2018).

Jakmania Sempat Terlibat Kericuhan di Luar Stadion PTIK

Setelah menunaikan tugasnya pada sore hari, ia bergegas pulang ke rumahnya yang terletak tidak jauh dari Kelurahan Meruyung.

Beruntung ia berhasil tiba di rumahnya dengan selamat meski dalam kondisi badan yang sudah lemas dan pusing.

Keluarga Korban KM Sinar Bangun Berharap Ada Titik Terang Usai Ditemukannya Bangkai Kapal

"Saya sampai rumah itu sudah pusing dan lemas. Karena saya kira meriang, saya mau minta dikerokin adik saya. Tapi pas di ruang tamu saya jatuh pingsan, pingsan sampai satu jam," tuturnya.

Melihat Sukani jatuh pingsan, keluarganya segera meminta bantuan kepada Bidan yang bermukim dekat rumahnya.

Hasilnya, Sukani diduga kuat terjangkit Chikungunya seperti warga Kelurahan Meruyung lainnya.

"Badan saya lemas, untuk ngomong saja susah sama jalan saja susah. Dari kemarin juga cuman makan bubur karena mulut saya enggak kuat mengunyah. Kalau sekarang sudah mendingan," ujarnya.

Di keluarganya, bukan hanya Sukani yang terjangkit Chikungunya.

Anak pertamanya turut terjangkit penyakit yang membuat perut mual, badan bentol-bentol dan seluruh badan lemas.

Menurut Tenaga Kerja Penggerak Kelurahan Meruyung Salbiawati, kondisi Sukani diperburuk dengan riwayat stroke.

"Pak Sukani jadi susah bicara karena ada riwayat stroke. Jadi kalau terlalu capek memang pingsan, keluarganya sendiri yang bilang," paparnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved