Gantikan Tugas Frontliner, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakut Rasakan Pengalaman Baru
Layanan itu baru pertama kali dilakukan serentak di seluruh kantor cabang BPJS Kesehatan di Indonesia dalam rangka ulang tahun BPJS Kesehatan ke-50.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Kurniawati Hasjanah
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Pimpinan BPJS Kesehatan Jakarta Utara melakukan peninjauan langsung di Kantor Cabang BPJS Jakarta Utara dengan melangsungkan layanan executive frontliner Selasa (2/7/2018) hari ini.
Layanan itu baru pertama kali dilakukan serentak di seluruh kantor cabang BPJS Kesehatan di Indonesia dalam rangka ulang tahun BPJS Kesehatan ke-50.
Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara Elisa Adam menjelaskan, dirinya terjun langsung melayani di loket pelayanan cepat (fast track) Kantor BPJS Kesehatan Jakarta Utara di hari pertama pelaksanaan.
Selama satu jam, ia menggantikan sementara tugas frontliner untuk melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang membutuhkan pelayanan terkait kepesertaan mereka.
"Mekanismenya kami melayanai di loket fast track, tadi saya melayani pendaftaran perubahan faskes, perubahan kelas. Ada satu jam tadi ya," kata Elisa di kantornya.
Elisa mengaku cukup merasa tertantang saat menjalani tugas sebagai frontliner.
• 5 Fakta Korban Jambret Tewas di Cempaka Putih, Tulang Punggung Keluarga dan Menikah Bulan Depan
Ia juga menjadi lebih mengerti soal kebutuhan para peserta JKN-KIS dengan bertatap muka langsung.
"Cukup menantang, saya bisa tahu kebutuhan peserta saat membutuhkan layanan administrasi. Kami langsung mengetahui kebutuhan peserta," kata Elisa.
Penanaman kesabaran saat melayani peserta lanjut usia juga ia rasakan tadi. Elisa mengatakan, minimnya pengetahuan para peserta lansia akan teknologi dan istilah BPJS menimbulkan tantangan tersendiri baginya saat melayani.
"Untuk peserta yang sudah usia lanjut memang diperlukan kesabaran, karena mereka mudah lupa, dan tidak terlalu mengetahui teknologi virtual account, terus juga istilah BPJS Kesehatan," ucap dia.
Elisa menambahkan, dirinya menjadi lebih paham akan titik lemah yang ada di desk frontliner dengan menjalani tugasnya tadi.
• Billy Syahputra Beli 2 Mobil Baru Hingga Liburan Bareng Hilda, Kriss Hatta Bukan Makna yang Berat
Menurutnya, beberapa titik lemah yang ia temui malah tidak dirasakan dan disadari para frontliner yang sehari-hari bertugas.
"Kalau frontliner mungkin tidak terlalu mengetahui kekurangan tersebut. Mereka sudah disibukkan dengan fungsi dan tugas," kata dia.
Beberapa titik lemah yang ia temui di antaranya soal formulir yang harus dipersingkat dan tidak perlu diulang dan juga standar baku yang ada.
"Perlu ada masukan mengenai mekanisme yang ditetapkan ke kantor pusat," kata Elisa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kepala-kantor-cabang-bpjs-kesehatan-jakarta-utara_20180703_160320.jpg)