Pernah Jadi Pengangguran, Ini 4 Etos Kerja AS ala Sandiaga Uno hingga Bisa Sukses
Adapun 4 AS yang menjadi etos kerja Sandiaga Uno adalah, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas.
Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar
TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menceritakan bahwa dirinya pernah mengalami masa-masa pengangguran dalam hidupnya.
Namun, Sandiaga Uno menjelaskan, dirinya mempunyai sebuah etos kerja yang ia sebut dengan 4 AS, sehingga bisa membawanya pada kesuksessan seperti sekarang ini.
"Saya mengalami hal itu, saya pernah jadin penganguuran. Saya bisa Alhamdulillah bisa membangun usaha dengan etos kreja 4 AS," ujar Sandiaga Uno di Pusat Pelatihan dan Pengembangan Industri (PPPI) Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (3/7/2018).
Adapun 4 AS yang menjadi etos kerja Sandiaga Uno adalah, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas.
Etos kerja 4 AS tersebut ia sampaikan di depan ratusan peserta peserta pembinaan dan pelatihan kerja reguler di PPPI Pasar Rebo, Jakarta Timur.
"4 AS, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, jangan pernah kerja setengah-setengah. Kalau dapat kerja selesaikan, dan kerja ikhlas, kita harus beriktiar dalam berusaha. Oleh karena itu, tuntaskan pelatihan sampai selesai," ujar Sandiaga Uno.
Usai memberi motivasi dan semangat kepada ratusan peserta pelatihan, Sandiaga Uno meninjau beberapa tempat pelatihan di sana, seperti balai elektronik, otomotif, dan tata busana.
Dalam tinjauan tersebut, ia kembali memotivasi para peserta yang sedang menjalani pelatihan agar juga memiliki etos kerjanya masing-masing.
"Semuanya punya resep sukses, dengan pelatihan ini mereka membuka harapan baru, masa depan yang cemerlang. Dan saya yakin anak-anak muda ini punya semangat, dan saya optimis," ujar Sandiaga Uno.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/sandiaga-uno_20180703_114327.jpg)