BBM Naik, Harga Cabai Tembus Rp 70 Ribu di Pasar Palmerah
Di Pasar Palmerah, pasca kenaikan BBM tersebut, harga cabai merah mengalami kenaikan cukup tinggi.
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana
TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 1 Juli lalu diduga berdampak pada kenaikan sejumlah bahan pokok di pasar tradisional.
Di Pasar Palmerah, pasca kenaikan BBM tersebut, harga cabai merah mengalami kenaikan cukup tinggi.
Jika sebelumnya harga cabai Rp 50 ribu perkilo, setelah kenaikan BBM menjadi Rp 70 ribu perkilo atau mengalami kenaikan Rp 20 ribu.
"Iya naiknya Rp 20 ribu perkilo," ujar Wiwik, seorang penjual cabai di Pasar Palmerah kepada TribunJakarta.com, Rabu (4/7/2018).
Selain cabai, beberapa sayuran lainnya juga mengalami kenaikan.
"Yang normal hanya bawah merah, masih Rp 40 ribu perkilo," katanya.
Sayuran lain yang mengalami kenaikan lanjut Wiwik adalah tomat dan mentimun.
"Tomat, tadinya Rp 10 jadi Rp 13 ribu, timun Rp 8 ribu jadi naik jadi Rp 10 ribu," ujarnya.
Menurutnya, karena kenaikan ini banyak langgananya yang mengurangi jumlah pembeliannya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pedagang-sayur_20180704_170517.jpg)