Breaking News:

Andi Mallarangeng: Para Menteri dari Parpol Sedang Dilema

Partai Demokrat telah melakukannya dengan meminta seluruh menterinya maju di pemilihan legislatif untuk mendulang suara pada 2013 lalu.

Kompas.com
Andi Mallarangeng. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Seorang menteri mengundurkan diri untuk maju menjadi calon anggota legislatif (caleg) bukan lah baru.

Partai Demokrat telah melakukannya dengan meminta seluruh menterinya maju di pemilihan legislatif untuk mendulang suara pada 2013 lalu.

"Iya benar, para menteri ini yang berasal dari partai politik bisa untuk mendulang suara partainya masing-masing. Jadi, mereka bisa diperintahkan oleh partai untuk jadi caleg," kata mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng sekaligus politikus Partai Demokrat, kepada Tribun, Kamis (5/7).

Menurut Andi, biasanya menteri-menteri berada dalam sebuah dilema karir politik bersamaan pengujung masa kerja pemerintahan yang berkuasa.

Keraguan untuk tetap berada di posisi yang sama menjadi alasan mendasar untuk pindah dari jajaran eksekutif ke legislatif.

Banyak Jajanan Baru, Pedagang Kembang Tahu Menjerit

"Belum tentu mereka terpilih lagi (menjadi menteri) meski Pak Jokowi menjabat lagi, atau siapa tahu Pak Jokowi tidak terpilih lagi. Nah, mereka banting setir untuk jadi caleg," jelasnya.

Meski begitu, Andi berharap para menteri tidak sampai mengundurkan diri untuk menjadi caleg. Selain terdapat kekosongan posisi, kemungkinan Jokowi akan kesulitan mencari pengganti yang tepat dalam waktu yang singkat.

"Ya jangan semuanya. Kasihan Pak Jokowi, nanti merasa ditinggalin sama orang-orangnya," kata dia.

Diketahui dalam kabinet kerja Jokowi-JK beberapa menteri berasal dari partai politik. Setidaknya pada saat ini terdapat 19 menteri yang berasal dari partai politik.

Sebut saja, Menkopolhukam Wiranto yang berasal dari Partai Hanura, kemudian Menteri Desa dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dari PKB, atau Menteri KLHK Siti Nurbaya yang berasal dari Nasdem, maupun Menko PMK Puan Maharani dari PDIP.

Halaman
123
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved