Breaking News:

Kepala Sekolah SMAN 109 Jakarta Sebut Peminat Jalur Prestasi PPDB Sampai Datangkan Sang Pelatih 

"Sampai ada yang mendatangkan pelatihnya ke sekolah untuk menanyakan bagaimana aturan sebenarnya dari Koni," katanya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Tuti Maryati selaku Kepala SMAN 109 Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru 2018 (PPDB) melalui jalur prestasi di bidang olahraga ternyata masih belum dipahami oleh sebagian orang tua siswa.

Pasalnya, data prestasi olahraga yang dimiliki oleh calon siswa dengan ketentuan yang berlaku di setiap sekolah tak selalu sama.

"Kadang data yang dimiliki calon siswa enggak cocok dengan data yang kami miliki. Sebab, pihak sekolah meminta siswa dengan prestasi juara 1 di tingkat Provinsi atau juara 1 sampai 3 di tingkat Nasional. Sedangkan data yang siswa berikan untuk cabang olahraga tertentu hanya sampai di tingkat wilayahnya saja," kata Kepala SMAN 109, Tuti Maryati saat ditemui TribunJakarta.com di sekolahnya, Jumat (6/7/2018).

Tuti mengatakanm sebenarnya masyarakat sudah diberikan pemahaman terkait ketentuan tersebut.

"Sebenarnya tahu, mereka datang dan kita tunjukkan aturannya seperti ini. Sampai ada yang mendatangkan pelatihnya ke sekolah untuk menanyakan bagaimana aturan sebenarnya dari Koni. Tapi nyatanya Jalur Koni ini masih banyak yang belum terakomodir," katanya.

Untuk tahun ini, SMAN 109 Jakarta Selatan telah menyerap dua jalur prestasi di bidang olahraga.

"Ada dua siswa di SMAN 109 yang masuk di jalur prestasi. Satu orang prestasi tingkat nasional dan internasional kemudian satu orang lagi di tingkat provinsi dan nasional," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved