Pencuri Sepeda Motor yang Kerap Beraksi di Masjid Akhirnya Ditangkap

Keduanya jalan tertatih lantaran salah satu pelaku harus merasakan timah panas lantaran saat ditangkap berusaha melarikan diri

Pencuri Sepeda Motor yang Kerap Beraksi di Masjid Akhirnya Ditangkap
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kapolsek Serang Baru AKP Winto (tengah) saat menunjukkan barang bukti hasil curian pelaku pencuri motor di Mapolsek Serang Baru, Kabupaten Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, SERANG BARU - Dua pelaku pencuri sepeda motor yang kerap beraksi di Masjid Pasir Raya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, akhirnya berhasil diciduk stelah sebelumnya sempat meresahkan jemaah Masjid.

Kedua pelaku yakni AS (37) dan AB (36), sambil mengenakan penutup wajah dan baju tahanan berwarna oranye, saat di giring ke Mapolsek Sersng Baru, Minggu, (8/7/2018).

Keduanya jalan tertatih lantaran salah satu pelaku harus merasakan timah panas lantaran saat ditangkap berusaha melarikan diri.

Kapolsek Serang Baru, AKP Winto mengatakan, penangkapan pelaku bermula ketika beberapa jemaah melapor seringnya kasus pencurian sepeda motor di Masjid Pasir Raya.

Anies Baswedan Inginkan Perusahaan di Kawasan Industri Taat dalam Pengelolaan Air

"Kita langsung berkordinasi dengan DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) dan mengamati selama tiga hari," kata Winto kepada TribunJakarta.com, Senin (9/7/2018).

Pasa saat Sabtu, 7 juli 2018, kedua pelaku datang sekitar pukul 18.00 WIB, saat itu jemaah tengah melaksanakan salat magrib.

"Ketika pelaku hendak beraksi, anggota langsung mendekat dan meringkus pelaku, satu diantaranya berusaha untuk kabur tapi kami berikan tindakan tegas dan terukur dengan cara penembaknya pas bagian kaki," jelas Winto.

Berdasarkan pengakuan tersangka, keduanya sudah beraksi di wilayah Perumahan Pasir Raya dan sekitarnya sebanyak 10 kali. Dari tangan pelaku, polisi menyita empat unit sepeda motor, dan satu kunci leter T.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman diatas lima tahun.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved