Tak Punya Kios, Pria Ini Terpaksa Jual Burung Kicau Gunakan Sepeda Motor

Sumar (50) terpaksa menjajakan burung kicau dagangannya menggunakan sepeda motor lantaran tidak memiliki kios untuk berjualan.

TRIBUNJAKARTA.COM/RAFDI GHUFRAN
Sumar (50) saat menjajakan burung kicau dagangannya menggunakan sepeda motor di Lorong 104 Timur, Koja, Jakarta Utara, Senin (9/7/2018). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Rafdi Ghufran

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Sumar (50) terpaksa menjajakan burung kicau dagangannya menggunakan sepeda motor lantaran tidak memiliki kios untuk berjualan.

Dia mengaku sudah satu tahun terakhir melakukan hal tersebut, sebelumnya dia memikul semua burung dagangannya saat berjualan.

Meski harus mengangkut belasan sangkar menggunakan motor bebeknya, Sumar mengaku tidak mengalami kesulitan.

Curi Handphone dan Aniaya Korban, Seorang Pria Ditangkap dalam Kondisi Mabuk di Kelapa Gading

"Nggak ada kesulitan sih, saya udah lima tahun jualan burung. Sebelumnya dipikul, baru setahun belakangan saya bawa motor," ujar Sumar, Senin (9/7/2018).

Dirinya mengaku menjual segala jenis burung kicau dengan harga yang beragam, mulai dari Rp 35 ribu sampai Rp 350 ribu per ekornya.

Meski begitu Sumar mengaku dagangannya tidak selalu ramai pengunjung, jika sedang laris dia bisa menjual enam ekor dalam sehari, namun bila sepi dagangannya bisa tidak laku sedikit pun.

"Macem-macem segala ada, tapi burung kicau. Harga dari Rp 35 ribu sampe Rp 350 ribu. Kalo lagi laku mah bisa laku enam, tapi pas sepi bisa ga laku sama sekali," ujarnya.

Drum Bekas Alkohol yang Sedang Dilas Tiba-tiba Meledak Melukai Seorang Warga Tangerang

Bagi kalian yang hendak membeli burung kicau milik Sumar, silahkan berkunjung ke Jalan Lorong 104 Timur, Koja, Jakarta Utara.

Sumar mengaku selalu menjajakan burung kicaunya di kawasan tersebut menggunakan sepeda motornya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved