Breaking News:

Kasus Pemuda Penakluk Begal di Bekasi, Mahfud MD Ungkapkan Ternyata Ada Campur Tangan Jokowi

Mahfud lantas menceritakan adanya campur tangan Presiden Joko Widodo atas kasus Irfan. Mendegar fakta itu, Najwa Shihab selaku pembawa terkejut.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Erik Sinaga
Kolase TribunJakarta.com
Mahfud MD, Irfan, dan Presiden Joko Widodo 

Mahfud lantas menjelaskan mengapa dirinya menyebut Jokowi sebagai pribadi yang responsif.

Ia lantas menceritakan kisah Irfan, pemuda yang membunuh begal di Bekasi demi melindungi diri.

Pertama Kali ke Amerika Pakai Hijab, Chacha Frederica Bongkar Perlakuan Warga Setempat: MasyaAllah!

"Saya cerita ya, beberapa waktu yang lalu ada peristiwa di Bekasi dimana seorang yang dirampok lalu membunuh perampoknya," jelas Mahfud.

"Orang Madura bisa bersilat, lalu dia melawan, dirampas senjatanya, lalu digunakan untuk membunuh orang yang ingin membunuhnya itu," tambahnya.

Mahfud mengaku kala itu dia kaget saat mengetahui polisi menetapkan Irfan sebagai tersangka.

Menurut pria berusia 61 tahun itu, penetapan Irfan sebagai tersangka telah melanggar hukum.

6 Fakta Cleaning Service Diduga Lecehkan Bocah di Depok: Dekat dengan Balita dan Dihardik Sang Anak

"Pada saat itu kaget karena polisi menjadikan orang itu tersangka, padahal menurut hukum itu enggak boleh," terang Mahfud.

Mahfud menjelaskan saat ia bertemu dengan Jokowi dan para pakar hukum lainya, ia menceritakan masalah Irfan.

Di hadapan Jokowi, Mahfud mengatakan tindakan polisi yang menetapkan Irfan sebagai tersangka tidaklah tepat.

Saat mendengar hal tersebut Jokowi langsung memberikan merespon.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved