Saksi Sebut Dagangannya Berhamburan ke Jalan Hingga TertimpaTirai Besi Akibat Ledakan Grand Wijaya

Oban (42), menceritakan kesaksiannya ketika terjadi ledakan di kantor konsultan properti, yang berada di Kompleks Ruko Perkantoran Grand Wijaya.

Saksi Sebut Dagangannya Berhamburan ke Jalan Hingga TertimpaTirai Besi Akibat Ledakan Grand Wijaya
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Oban (42), saksi ledakan tabung gas di Grand Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Oban (42), menceritakan kesaksiannya ketika terjadi ledakan di kantor konsultan properti, yang berada di Kompleks Ruko Perkantoran Grand Wijaya.

Oban yang merupakan pedagang kaki lima (PKL) di depan kantor konsultan tersebut, sedang terlelap tidur ketika terjadi peristiwa ledakan tersebut.

Sang Adik Sebut Ahok Lebih Memilih Bebas Murni Ketimbang Bebas Bersyarat

Ia menceritakan, dirinya sangat terkejut hingga lompat dari posisi tidurnya, ketika mendengar suara ledakan yang menurutnya sangat kencang terdengar di telinga.

Bukan hanya itu, ia juga menuturkan dirinya terkena tirai besi yang melayang ke arahnya secara tiba - tiba.

"Kaget banget saya sampai lompat, tiba - tiba ada tirai besi melayang ke arah saya, karena saya nggak sempat menghindar jadi kena mas," ucap Oban di Grand Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).

Akibat ledakan itu juga, sejumlah dagangan Oban sampai berceceran ke jalan dari gerobaknya.

Divonis Meninggal Dunia Umur 4 Tahun hingga Punya Indra Keenam, Ini Cerita Roy Marten

Bahkan, ia menuturkan kotak pendingin minuman miliknya yang seberat sekiranya 10 kilogram, sampai terguling sekiranya lima meter dari tempat asalnya.

"Itu kotak pendingin minuman saya sampai terguling mas, sekiranya lima meter," tutur Oban.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Ilusi Insiroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved