Breaking News:

Bukan Cuma Telur, Harga Cabai Ikut Naik di Pasar Jatinegara

"Saya enggak tahu kenapa naik, karena memang dari sananya saya ambil sudah lebih mahal dari biasanya," ujarnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Harga cabai di Pasar Jatinegara saat ini cenderung mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Tak hanya harga telur yang mengalami kenaikan, harga cabai pun ikut mengalami kenaikan di Pasar Jatinegara.

Patmini (50), seorang pedagang cabai saat ditemui TribunJakarta.com menjelaskan, meski belum ada kenaikan yang cukup signifikan, tapi belakangan ini harga cabai juga turut mengalami peningkatan.

"Cabai rawit merah masih tinggi harganya, masih di angka Rp 65 ribu per kilo atau naik Rp 1.000 dibanding sebelumnya," ucapnya, Minggu (15/7/2018).

Sama halnya dengan cabai rawit merah, cabai merah keriting juga mengalami peningkatan harga sebesar Rp 1.000 menjadi Rp 36 ribu per kilogram.

Sementara cabai merah besar mengalami kenaikan harga Rp 500 menjadi Rp 44 ribu per kilogram.

Patmini mengaku, tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga cabai yang dijual.

Karena biasanya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok akan cenderung turun setelah hari raya Idul Fitri.

"Saya enggak tahu kenapa naik, karena memang dari sananya saya ambil sudah lebih mahal dari biasanya," ujarnya.

Menanggapi kenaikan sejumlah bahan kebutuhan pokok tersebut, seorang warga bernama Sukma (32) mengaku heran, karena tak biasanya bahan kebutuhan pokok naik setelah lebaran.

"Enggak biasanya habis lebaran naik, biasanya mahal-mahalnya pas lebaran, sehabis itu cenderung turun," kata dia.

Ia pun berharap, pemerintah cepat turun tangan dalam menghadapi kenaikan sejumlah bahan kebutuhan pokok tersebut, agar tidak mempengaruhi komoditas lainnya yang saat ini masih stabil.

"Yaa semoga pemerintah bisa cepat kembali nurunin harga, kalau apa-apa mahal ya susah juga ya, Rp 100 ribu yang tadinya bisa dapat banyak belanjaan sekarang cuma bisa dapet sedikit," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved