Penjual Kaos Bola di Kemang Pernah Diborong Rp 30 Juta Satu Hari Saat Piala Dunia 2014

Penjual kaos sejak 10 tahun yang lalu ini, pernah mendapatkan rejeki berlimpah saat menjual jersey di masa Piala Dunia 2014 silam.

Penjual Kaos Bola di Kemang Pernah Diborong Rp 30 Juta Satu Hari Saat Piala Dunia 2014
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Didi selaku penjual jersey di bilangan Kemang Jakarta Selatan. 

"Karena ketidaksiapan produsen membuat seragam timnas Kroasia. Karena awalnya kan Kroasia tim kuda hitam jadi enggak di stock banyak sama produsen. Malah ternyata peminatnya melonjak pas Kroasia mampu menembus final," katanya.

Bahkan, harga jersey Timnas Kroasia terakhirnya pun secara mendadak melonjak naik.

"Kita cuma dapat dikit jersey Kroasianya. Padahal awal kita jual 150 ribu lama lama makin naik 250 ribu, 600 ribu sampai 1 juta kita jual jerseynya karena saking langkanya. Yang seragam udah habis, mau nyari dimana mana udah engga ada," ujarnya.

Para pembeli pun beralih membeli kaos dan pernak pernik timnas Kroasia.

"Jadinya mereka beralih nyari kaos trainingnya, benderanya, sama kaos polonya. Tapi alhamdulilah kaos bertuliskan pemain Modric laku keras," katanya.

Meski keuntungannya tak mampu menembus rekornya di tahun 2014, Didi berharap setidaknya ia tetap bisa meraup pundi pundi pendapatan yang sepadan dengan yang dijualnya sekarang.

"Kalau ini sebenarnya belum kelihatan dapetnya berapa. Nanti pas tertinggi sesudah babak final. Ya semoga bisa dapat 20an juta," katanya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved