'Nyelonong' Pertandingan Perancis Vs Kroasia, Aksi Pussy Riot Sarat Muatan Politik

Pussy Riot menjelaskan bahwa seragam polisi digunakan untuk menyindir aparat keamanan yang kerap melakukan penangkapan secara ilegal

Editor: Erik Sinaga
Independent
Kelompok punk Pussy Riot mengaku bertanggung jawab atas aksi masuk lapangan saat final Piala Dunia 2018 

Rencananya, keduanya akan dibebaskan pada 2014.

Tapi karena adanya kecaman dari dunia internasional, parlemen Rusia, Duma, akhirnya membebaskan mereka pada Desember 2013.

Nah, selama di penjara, Nadezhda kerap berkirim surat dengan filsuf psikoanalitik Slavoj Zizek terutama tentang situasi politik Rusia di bawah rezim Putin.

Dan hasil korespondensi keduanya kemudian dibukukan dengan judul Comradely Greetings: The Prison Letters of Nadya and Slavoj.

Berita ini telah tayang di Intisari dengan judul: Pussy Riot yang Menerobos Masuk Lapangan saat Final Piala Dunia Bukan Kelompok Punk Sembarangan

Sumber: Intisari
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved