Belasan Penanak Nasi dan Pemanas Air Milik Calon Jamaah Haji Diamankan Petugas Asrama Haji

"Inisiatif saya aja sekadar bawa siapa tahu butuh di sana, tahunya enggak boleh, itu baru saya beli," kata Marsudin

Belasan Penanak Nasi dan Pemanas Air Milik Calon Jamaah Haji Diamankan Petugas Asrama Haji
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Belasan penanak nasi dan pemanas air yang disita petugas dari dalam tas calon jamaah haji ketika pemeriksaan di Asrama Haji Embarkasi Jakarta Bekasi, Rabu (18/7/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Belasan penanak nasi listrik disita petugas Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi dari dalam tas calon jamaah haji asal Kabupaten Bekasi yang masuk dalam kelompok terbang (kloter) tiga.

Pemeriksaan barang bawaan calon jamaah haji dilakukan melalui alat sensor X-ray ketika mereka tiba di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi, Jalan Kemakmuran, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (18/7/2018).

Marsudin, salah satu calon jamaah haji yang kedapatan membawa penanak nasi mengaku, sengaja membawa barang tersebut guna keperluan di tanah suci.

"Inisiatif saya aja sekadar bawa siapa tahu butuh di sana, tahunya enggak boleh, itu baru saya beli," kata Marsudin kepada TribunJakarta.com.

Selain penanak nasi listrik, sejumlah barang seperti pemanas air listrik juga ditemukan dari dalam tas calon jamaah haji.

Salah satunya yang dilakukan Khadijah, perempuan asal Kabupaten Bekasi itu sengaja membawa pemanas air hanya sekadar memasak air di penginapan di tanah suci, padahal prosedur penerbangan barang-barang seperti itu dilarang dibawa.

"Bawa pemanas air, enggak tau kalau enggak boleh, orang buat masak air doang, kata sodara itu ukuran dua gelas," jelas dia.

Selain penanak nasi dan pemanas air, petugas juga menyita sejumlah barang-barang seperti paku, diduga paku tersebut akan digunakan calon jamaah haji guna membuat gantungan pakaian saat di penginapan.

Banyak calon jamaah haji yang belum mengetahui prosedur barang-barang apa saja yang diperbolehkan dalam penerbangan.

Barang-barang yang di sita petugas nantinya bisa diambil kembali oleh calon jamaah haji ketika sudah kembali ke tanah air atau pihak keluarga di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved