Konten YouTube Pribadinya Jadi Sorotan, Boy William: Berat Bos!
Boy William menjelaskan jangan menaruh pujian, yang dia artikan sebagai tekanan, terlalu besar padanya terkait konten yang dibuatnya.
Penulis: Erlina Fury Santika | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM -- Presenter acara musik, Boy William melebarkan sayapnya menjadi konten kreator di kanal YouTube pribadinya, Boy William.
Pria berusia 26 tahun itu sendiri sudah mulai membuat konten video sejak setahun silam.
Namun belakangan kontennya menjadi sorotan banyak orang lantaran bisa menghadirkan artis dan membangun topik obrolan yang berkualitas.
Dilansir dari akun Instagramnya, @boywilliam17, Rabu (18/7/2018) ia mengunggah sebuah tangkapan layar komentar salah satu warganet yang memuji acara bincang-bincang di kanal YouTubenya.
"Kedepan Boy William akan menjadi salah satu figur yang sangat kuat dan lantang di Indonesia. Sekarang aja sudah kuat di umurnya. Anak ini cara menyampaikan sesuatu itu blak-blakan tapi dikemas dengan pembawaan dia yang fun dan elegan. Bahaya ini anak. Kutip ucapanku ini - Boy William bisa mendidik bangsa ini hanya dengan menontonnya," tulis salah satu warganet yang memberi komentar di akun YouTubenya.
Merespon komentar tersebut, Boy menjelaskan pujian itu sangat berat.
• Ditanya Raditya Dika Jika Kencan Bareng Lucinta Luna, Boy William Sempat Mikir dan Beri Jawaban Ini
Kendati demikian, ia tetap mengamininya.
Ia juga menjelaskan jangan menaruh pujian, yang dia artikan sebagai tekanan, terlalu besar padanya.
"Berat bos! Tapi amin aja. Thank you thank you.. Jangan terlalu memberi tekanan yang tinggi pada diri saya, saya tetap ingin menikmati hidup saya (emoji menangis tertawa)," tulis Boy pada keterangan foto tangkapan layar tersebut.
Dilansir dari kanal YouTube Net Entertainment News, Selasa (17/7/2018), Boy menjelaskan alasannya berkreasi di YouTube.
"Gue bikin ini karena gue pengen banget dari dulu punya talk show yang seperti luar negeri punya. Bebas melakukan apapun, bebas berkata apapun, bebas mengekspresikan perasaan," ujar jebolan First Media Design School ini.
Ia mengatakan konsep acaranya hanyalah mewawancarai orang dengan santai.
"Kaya kerjaan gue yang sekarang di Breakout itu, jadi sebenarnya cuma ngobrol sama bintang tamu. Mau itu konteksnya dalam mobil, kita sambil nyanyi-nyanyi, carpool karaoke seperti James Carden, atau drinking sambil ngobrol gitu," kata pria kelahiran Jakarta ini.
• Curhat kepada Boy William, Deddy Corbuzier Ungkap Masa Lalu dan Nama Panggungnya dari Pacar
Di salah satu sesi acara YouTubenya yang berkonsep wawancara dalam mobil, Boy mengaku hanya memilih artis yang bagus.
"Kalau nebeng boy, kalau bisa artis yang menurut Boy adalah artis yang top dan buat gue penasaran banget sama kehidupannya nyatanya kaya apa sih," jelas Boy.
Ia ingin orang yang diundangnya di sesi itu tidak menutupi apapun.
"Lo siapa sih di balik nama lo ini? Lo kalau berdua aja sama gue di dalam mobil, ada tiga kamera dan nggak ada manager lo di sini, nggak ada kru film. Siapa lo sebagai seseorang?' Gue kupas tuntas (itu)," kata Boy.
Topik obrolan yang diangkat Boy berkonsep dengan mengangkat sisi 'manusia' dari kehidupan artis di acara bincang-bincangnya.
"Gue cuma pengen ngasih orang lihat, bahwa selebriti-selebriti se-top apapun, mereka manusia. Dan di acara gue, lo harus lihat sisi kemanusiaan mereka," kata Boy.
Dirinya juga selalu meminta konfirmasi dari bintang tamu yang diundang agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diharapkan atas pernyataan yang diucapkan.
"Meskipun ini obrolan yang nyata, tetap aja ini kan entertainment, ini sesuatu buat kalian tonton. Dan buat bintang tamu-bintang tamunya juga gue udah peringatkan, 'ini nggak apa-apa kalau gue tayangin?'. Selalu setiap selesai syutingnya," kata Boy.
• Katakan Ini untuk Orang yang Suka Mencemoohnya, Boy William Buat Netizen Kesal
Sebab, lanjutnya, ia mengambil langkah preventif jika ucapan diacara tersebut menjadi boomerang untuk si artis dan orang-orang di sekitarnya.
"Bukan hanya perasaan mereka, tapi dampaknya ini bisa menjadi boomerang untuk mereka atau nggak, gue juga nggak mau," kata Boy.
"Kalau oke, yaudah," sambungnya.
Dari semua bintang tamu yang pernah dia undang, pemain film "Fallin in Love" ini mengaku terkesan dengan Deddy Corbuzier.
"Yang baru aja gue rilis Deddy Corbuzier. Seru banget. Di episode Nebeng Boy ini mungkin ini salah satu episode yang paling brutal. Wah itu sih Mas Deddy Corbuzier idola gue banget. Gue salut banget sama pria itu," kata Boy.
"Dia orangnya blak-blakan. Apa adanya. Omongan-omongan dia semua keluar. Apapun yang dia rasain tentang artis lain lah, tentang apalah, dia keluarin di sini," lanjut Boy.
Ia mengaku sempat mendapat kesulitan ketika memandu obrolan dengan beberapa artis.
"Kesulitannya paling gue pengen nanya hal-hal yang agak sensitif, gue agak ragu. Karena gue punya perasaan kan. Tapi buat apa gue bikin acara, gue tanya gitu aja (dalam hati)," tutup Boy.
Wawancara dengan Deddy Corbuzier
Presenter Deddy Corbuzier blak-blakan mengenai konsep acara televisi yang menurutnya alay.
Ia juga tak segan berbicara tentang acara bincang-bincang televisi swasta yang dipandunya.
Hal itu ekslusif ia lontarkan kepada Boy William dalam kanal YouTube Boy William, #NebengBoy S2 Eps 2- Deddy Corbuzier UNCENSORED bersama Boy William!, Sabtu (14/7/2018).
"Yang se-alay itu apa? Pengisinya atau kontennya?" tanya Boy.
"Gue nggak bicara tentang pengisinya. Gue bicara tentang konten dan konsep," jawab Deddy.
• Miss Indonesia 2018 Sebut Generasi Z sebagai Generasi Paling Berpendidikan
"Ide acara televisi itu kan memberikan masyarakat itu tontonan. Itu nggak salah. Tapi itu nggak mendidik," ujar Deddy.
Deddy membayangkan bagaimana jika seluruh acara televisi bisa membuat acara yang bagus agar masyarakat lebih terdidik.
"Kalau semua tv sepakat untuk membuat acara yang bagus dan mendidik. Gue rasa masyarakat mau nggak mau jadi terdidik kan," ujar mantan mentalis populer ini.
"Tapi kalau lo ikutin masyarakat 'oh nih masyarakat kita gini nih, ya kita kasih aja tontonan kayak gini', ya lo artinya mendukung dong, masyarakat bodoh lo jadikan tambah bodoh," sambung Deddy.
Boy pun menanyakan acara televisi yang dipandunya.
"Gimana caranya lo bikin acara lo tuh nggak melenceng ke alay?" tanya presenter musik ini.
"Gue pernah berhenti dari acara gue. Karena waktu itu acara sudah mulai lari ke alay. Masuknya bintang tamu-bintang tamu (alay) dan sebagainya. Dan gue memutuskan untuk berhenti," ujar Deddy.
Keluarnya Deddy dari acara tersebut tanpa menjelaskan alasannya. Bahkan menurutnya, sang produser pun tak mengetahui alasannya.
"Ya gue keluar aja," ucap pria berusia 41 tahun itu.
Setelah keluar, lanjut Deddy, pihak televisi melakukan negosiasi dengan dirinya.
"Akhirnya dengan beberapa kesepakatan, dengan televisinya juga berbaik hati lah, 'oke lanjutkan acara ini, masih ada penontonnya'. Akhirnya kembali (mandu) acaranya. Mulai dari sana gue dilibatkan," ungkap Deddy.
"Jadi gue menentukan bintang tamunya. Bintang tamu dipilihkan, cuma gue yang (menentukan) 'gue nggak mau orang ini' (atau) 'oke, orang ini oke'," sambung Deddy.
• Diterpa Isu Negatif, Simpatisan Partai Hanura Tolak Pedangdut Siska Dewi Jadi Caleg
Ia pun memberi contoh beberapa seleb yang namanya sudah cukup moncer di media massa namun menurutnya tak memberi dampak signifikan jika ditayangkan di acaranya.
"Gue nggak ada masalah pribadi dengan dia. Gue hanya merasa bahwa acara gue bukan panggungnya dia," jelas Deddy.
Lebih lanjut Deddy menjelaskan jika mengundang bintang tamu yang ia contohkan tersebut akan merusak kesan acaranya.
"Acara gue jadi alay," ujar Deddy.
Tak hanya merasa jadi alay, ia bahkan merasa harus bertanggung jawab pada penonton dan anaknya yang jelas menonton acara yang dipandunya.
"Karena gini boy. Gue tahu ketika gue ngundang dia, rating gue jadi tinggi. Tapi gue punya tanggung jawab buat penonton gue. Gue punya tanggung jawab buat anak gue. Gue nggak mau acara gue jadi sampah," papar mantan suami Kalina Oktariani ini.
• Berbincang Bersama Atlet Asian Games, Deddy Corbuzier: Miris! Kotanya Bagus, Atletnya Kurang Gizi
Ia bahkan berani menegaskan untuk tidak masuk ke panggung orang-orang yang ia anggap alay.
"Di lain sisi, gue juga nggak akan ke panggung mereka juga," jelas Deddy.
Bagi Deddy, konten sebuah acara bincang-bincang itu itu harus dilihat dari kualitas pembicaraan yang akan dibangun.
Bukan berdasarkan hubungan teman dekat, rating, ataupun penilaian subjektif terhadap orang tersebut.
"Sekarang gini ya. Secara personal gue suka sama lo. Tapi kalau nggak ada yang mesti diangkat dari lo, gue mau ngundang lo ke acara gue. Kita mau ngomongin apa?" tanya Deddy pada Boy.
Senada dengan Deddy, Boy pun mengaku jika menjadi pembuat konten, hal itulah yang harus diutamakan. (*)
Percakapan ini sudah diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia.
Video bisa disaksikan di sini:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/boy-william_20180718_155628.jpg)