Pemasangan 2400 Steel Box Girder Tol Layang Jakarta-Cikampek Ditargetkan Rampung Desember

Pimpinan Proyek Jakarta - Cikampek Elevated II, mengatakan pemasangan girder kemungkinan terjadi setiap malam.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Proses pemasangan steel box girder di KM 18 Jalan tol Jakarta-Cikampek pada Rabu (18/7/2018) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pemeriksaan pengujian instalasi pemasangan erection steel box girder dengan metode launcher gantry sudah berlangsung sejak Selasa (17/7/2018) kemarin.

Iwan Dewantoro, Pimpinan Proyek Jakarta - Cikampek Elevated II, mengatakan proses pemasangan girder telah dimulai dan kemungkinan akan terjadi setiap malam.

"Jadi mulai malam ini sampai Desember sudah dimulai kegiatan ini (pemasangan steel box girder) setiap hari, tidak hanya malam ini," kata Iwan usai pemasangan girde pada Rabu (18/7/2018).

Dia menjelaskan pihaknya sementara sudah memasang dua steel box girder.

Setelah itu, pemasangan berlangsung bertahap hingga kondisi layak akan dipasang empat steel box girder setiap harinya.

"Untuk commissioning ini bertahap ngetesnya, sekarang kita tes untuk mengangkat dua, besoknya kita angkat dua, dan besoknya lagi kita angkat empat. Begitu empat sudah aman, artinya kami sudah menganggap alat ini (launcher gantry) layak untuk kami laksanakan erection (pemasangan) berikutnya," jelas Iwan.

Untuk konstruksi tol layang, ada sebanyak 2400 steel box girder yang harus dipasang dan ditargetkan rampung pada Desember 2018.

"Untuk schedule ini (pemasangan tiap malam) kami sedang minta ke koordinator untuk meminta jadwal pastinya, tapi target kami secara keseluruhan sampai Desember 2018," kata Iwan.

Sedangkan untuk titik pemasangan di KM 18 hingga 20 yang menjadi lokasi pertama pemasangan steel box girder menggunakan metode launcher gantry diperkirakan rampung hingga dua bulan.

"Kalau perkiraan kami itu sekitar du bulan sampai ke KM 20 aja," ungkap Iwan.

Proses pemasangan steel box girder menggunakan metode launcher gantry memerlukan ruang kerja yang luas, untuk itu Jasa Marga menyiapkan penutupan lajur ketika proses pemasangan.

Seperti yang terjadi pada semalam, lajur 4 dan 3 dari kedua arah ditutup selama proses pemasangan steel box girder.

Namun penutupan tidak dilakukan secara menyeluruh, hanya sekitar 200 meter sesuai ruang lingkup kerja pemasangan steel box girder.

"Untuk penutupan lajur disetiap spot itu sekitar 200 meter, setelah itu kami buka, artinya kami tidak menutup sepanjang dari proyek kami, kami menutup sesuai spot spot di titik dimana kami akan memasukkan erection itu," kata Iwan.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved