Citilink Targetkan 18 Juta Penumpang Sampai Akhir 2018
Citilink Indonesia, anak perusahan PT Garuda Indonesia (Persero), menargetkan mengangkut 18 juta penumpang sampai akhir 2018.
Penulis: Suci Febriastuti | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti
TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Citilink Indonesia, anak perusahan PT Garuda Indonesia (Persero), menargetkan mengangkut 18 juta penumpang sampai akhir 2018.
Vice President Sales and Distribution Citilink Indonesia, Agus Dewanta, mengatakan saat ini jumlah pelanggan Citilink sudah mencapai 9 juta orang.
"Berbicara market kita sudah mencapai 9 juta penumpang pada Juni. Masih ada enam bulan lagi sampai akhir tahun. Sebenarnya target kita 15 juta sekian harus tembus ke 18 juta," ujar Agus di Bandara Halim Perdana Kusuma, Makasar, Jakarta Timur, Rabu (18/7/2018).
"Kira-kira begitu dan mudah-mudahan ini tercapai dan kualitas kami kepada pelanggan. Lalu juga kepuasan pelanggan pada kami serta komunikasi antara penyedia jasa dan pelanggan," sambung dia.
Berbasis di Jakarta dan Surabaya, Citilink telah melayani lebih dari 278 frekuensi penerbangan harian dengan 71 rute ke 34 kota sejak beroperasi November 2017.
Agus mengatakan Citilink ke depan akan berekspansi menjangkau ibu kota provinsi, tak hanya Jakarta, sehingga mendapatkan pelanggan di banyak kota.
Selain target 18 juta penumpang tahun ini, Citilink akan menambah armada yang didesain bisa mengambil 25 persen pangsa pasar penumpang udara di Indonesia.
"Saat ini baru 17 persen. Ke depannya 25 persen. Tentunya kami akan menggodok, memilih rute, dan menata network. Sehingga bisa mengcover atau menjadi sarana pelanggan untuk menjangkau seluruh penjuru Indonesia dan pastinya akan masuk ke internasional," kata dia.
Guna mencapai target tersebut, pihaknya berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan Citilink kepada pelanggan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pesawat-citilink_20180719_210720.jpg)