Harga Telur Ayam Alami Kenaikan, Mendag Beberkan Penyebabnya

Enggar mengungkapkan, kenaikan telur dan daging ayam tersebut terjadi sejak H-7 Lebaran 2018.

Harga Telur Ayam Alami Kenaikan, Mendag Beberkan Penyebabnya
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Harga telur ayam di Pasar Jaya Cijantung turut mengalami kenaikan, hari ini, satu kilogram telur ayam dibanderol dengan harga Rp 26.500, Minggu (15/7/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dalam sepekan terakhir, harga telur mengalami lonjakan lumayan tinggi di pasaran.

Hal ini kemudian membuat pedagang, konsumen, dan bahkan pemerintah meradang.

Ada apa sebenarnya?

Terhitung sejak Jumat pekan lalu, harga telur ayam di pasar sudah mengalami kenaikan.

Di Pasar Palmerah, misalnya, harga telur ayam tembus hingga Rp 29.000 per kilogram.

Bahkan, ada yang menjual hingga harga Rp 32.000 per kg di tingkat eceran.

Salah seorang pedagang di Pasar Palmerah Eko Prasetyo menyebutkan bahwa kenaikan harga hingga Rp 29.000 tersebut terjadi sekitar 5 hari yang lalu. 

"Pas puasa kemarin sekitar Rp 22.000 sampai Rp 24.000 (per kilogram), terus pas habis Lebaran baru mulai naik dari Rp 25.000 sampai sekarang Rp 29.000," ujar Eko kepada Kompas.com.

Hal sama pun diamini Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri.

Dia menyatakan bahwa melonjaknya harga telur di pasaran bukan terjadi dalam waktu dekat ini.

Halaman
1234
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved