Pilpres 2019

Kata Prabowo, Anies Dikesankan Otoriter oleh Oknum yang Tidak Ingin Anies Jadi Cawapres

"Ya kelompok-kelompok yang nggak ingin Pak Anies jadi cawapres," ujarnya.

Kata Prabowo, Anies Dikesankan Otoriter oleh Oknum yang Tidak Ingin Anies Jadi Cawapres
TRIBUNJAKARTA.COM/NOVIAN ARDIANSYAH
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Perpustakaan Nasional RI, Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu ( 15/7/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Anggota DPRD fraksi Gerindra, Prabowo Soenirman menuding adanya oknum-oknum yang berniat menjegal Anies Baswedan melangkah di Pilpres 2019.

"Ini tahun politik, sehingga dikesankan Pak Anies itu otoriter, Pak Anies tidak taat hukum. Itu sengaja dilakukan oleh mereka," tutur Prabowo Soenirman lewat sambungan telepon, Kamis (19/7/2018).

Prabowo menduga oknum-oknum tersebut merupakan dari partai politik kubu lawan yang tidak ingin Anies menjadi Cawapres di 2019 nanti.

"Ya kelompok-kelompok yang nggak ingin Pak Anies jadi cawapres," ujarnya.

Salah satu kasus yang membuat Anies menjadi seolah-olah otoriter adalah isu perombakan jabatan yang hingga kini masih diperiksa oleh KASN.

"Kalau ada pelanggaran, pelanggaran di sisi mana? Selama ini kan mereka katakan pelanggaran-pelanggaran tapi gak jelas yang mana. Jaman sekarang kan kasih tau orang bisa pakai telepon, pakai WA, jaman canggih gini. Seolah-olah ini pak Anies tidak memanggil mereka, tapi kan gak harus ditemui," tuturnya.

"Ya lawan-lawan politiknya, mendowngrade seakan-akan pak Anies otoriter, pak Anies tidak taat hukum," tambahnya. (Yosia Margaretta)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Tidak Ingin Anies Jadi Cawapres

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved