Kopi Khas Sumba Barat Daya Miliki Cita Rasa Berbeda, Begini Penjelasannya

Produk tersebut merupakan hasil olahan langsung para petani dari mulai pengolahan biji kopi hingga pengemasan.

Kopi Khas Sumba Barat Daya Miliki Cita Rasa Berbeda, Begini Penjelasannya
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Festival Kopi Nusantara 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Kopi khas Sumba Barat Daya dihadirkan dalam Festival Kopi Nusantara di bentara Budaya Jakarta, Palmerah Selatan Jakarta Pusat.

Dengan menawarkan citarasa yang khas, petani kopi dari daerah Sumba Barat daya tersebut memperkenal kopi robusta dengan produk "Aroma Kopi Sumba".

Jika Jadi Pimpinan KPK, Fahri Hamzah: Saya Berencana Akan Bubarkan KPK

Produk tersebut merupakan hasil olahan langsung para petani dari mulai pengolahan biji kopi hingga pengemasan.

Mirwan, peserta festival di booth Kopi Sumba Barat Daya menuturkan jenis kopi Sumba memang memiliki ciri khas rasa yang berbeda.

Festival Kopi Nusantara
Festival Kopi Nusantara (TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih)

" Untuk produk ini sih rasa kopinya keluar sedikit rasa asam yang sebenarnya kurang wajar untuk di jenis robusta, kafeinnya juga lebih tinggi jadi kalau ingin lebih bersemangat bagusnya minum robusta," ujar Mirwan di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (19/7/2018).

Jalan Bareng Raffi Ahmad, Bowo Alpenliebe Traktir Rafathar Mainan Jutaan Rupiah: Tinggal Gesek

Selain itu, menurut Mirwan, kondisi kedaerahan juga menjadi faktor timbulnya rasa yang khas pada kopi Sumba.

"Ada peran lingkungan juga, jadi di dalam satu hamparan di daerah tersebut bukan sebuah perkebunan yang monokultur hanya kopi saja, tapi macam - macam diantaranya cokelat," ujar Mirwan.

Hadirnya kopi Sumba dalam festival Kopi Nusantara sendiri diharapkan oleh Mirwan agar bisa meningkatkan perekonomian petani lokal dan sekitarnya.

Festival Kopi Nusantara ini akan berlangsung pada Kamis sampai Minggu, tanggal 19-22 Juli 2018 di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah Selatan Jakarta Pusat.

Dalam acara ini diisi beragam kegiatan, antara lain pameran kopi, diskusi, dan pemeran foto hasil liputan dalam Jelajah Kopi Nusantara.

Ada pula kelas roasting kopi, kompetisi manual browing, cup taster, peramal kopi dan live music yang akan menghibur pengunjung hingga pukul 21.00 WIB.

Dalam pameran kopi tersebut juga diisi oleh booth kopi dari sejumlah daerah yakni dari Aceh (Gayo), Sumatera Utara (Sidikalang dan Mandailing), Jambi (Kerinci dan Liberika Tungkal), Lampung, Malang (Dampit), Bondowoso (Ijen), Flores (Bajawa dan Manggarai), Sumba, dan Papua (Pegunungan Jayawijaya, dan Dogiai).

Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved