MUI Pastikan Hoax Pesan Berantai Soal Bumbu dan Makanan Mengandung Babi

“Berita bohong itu,” ujar Najamudin saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (24/7/2018) pagi.

MUI Pastikan Hoax Pesan Berantai Soal Bumbu dan Makanan Mengandung Babi
Kontan/Daniel Prabowo
Logo halal yang dikeluarkan MUI.

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA — Pesan berantai beredar melalui WhatsApp tentang beberapa produk bumbu dan bahan pangan mengandung babi di Indonesia dinyatakan hoax.

Di akhir pesan itu tercantum "Bidang Kerja Sama Internasional-MUI Pusat".

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Dr Najamudin Ramli mengonfirmasi informasi itu bohong alias hoaks.

“Berita bohong itu,” ujar Najamudin saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (24/7/2018) pagi.

Pesan yang menyebar di berbagai grup WhatsApp itu sebagai berikut: 

DIPERINGATKAN KPD SELURUH UMAT ISLAM TDK MEMBELI ATAU MENJUAL BUMBU MASAK/MAKANAN YG MENGADUNG BABI..ATAU BARANG HARAM SBGMN DAFTAR DIBAWAH INI: Hati2 sekali yaa memilihnya...

TOLONG DI SHARE KE GRUP LAIN ATAU KPD TEMAN2 SEBANYAK MUNGKIN SESAMA MUSLIM SAMBIL BERIBADAH.

Kabar dari Pondok Wali Barokah, Burengan, Kediri, untuk intern.

Wanhat (Dewan Penasehat) meminta penelitian kesehatan untuk bahan makanan yg mengandung babi... 

Dari 8 barang yang diteliti:

Halaman
1234
Editor: Y Gustaman
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved