Breaking News:

Tren Veneer pada Gigi, Bolehkah Dilakukan Oleh semua Orang? Begini Penjelasan Ahli

Tapi apakah semua orang tahu bagaimana memilih perawatan gigi yang pas untuk dirinya dan pas dari segi usia?

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Setiap orang menginginkan gigi yang sehat, rapih dan indah.

Beberapa orang juga memilih untuk melakukan perawatan dengan menghabiskan dana yang tak sedikit.

Tapi apakah semua orang tahu bagaimana memilih perawatan gigi yang pas untuk dirinya dan pas dari segi usia?

drg. Jeffry Susanto selaku pemilik Dental Care Beautylogica Clinic membahasnya terkait dengan maraknya fenomena perawatan gigi yang kurang tepat atau hanya untuk gaya-gayaan.

Fenomena ini dibahas untuk mengedukasi masyarakat khususnya mengenai tren veneer dan teeth whitening atau memutihkan gigi yang sering dilakukan dengan prosedur ataupun fungsi yang kurang tepat.

Geram Caranya Memberikan Susu ke Anak Dikritik, Marissa Nasution: Aku Enggak Bodoh-bodoh Amat

Veneer merupakan perawatan gigi yang berfungsi untuk membuat gigi terlihat putih dan rapi.

“Yang perlu diketahui bahwa veneer itu tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang, kecuali artis, karena kan dia memang kebutuhannya untuk selalu tampil sempurna didepan kamera. Kalau untuk kita yang bukan artis harus mengetahui lagi, apakah veneer sebenarnya menjadi kebutuhan kita atau tidak? Apalagi untuk anak dibawah umur 25 tahun, " ujar drg. Jeffry Susanto kepada TribunJakarta.com.

"Nah kalau mau sekedar gigi putih kan bisa melakukan teeth whitening, lalu kalau ingin giginya rapih bisa juga dilakukan pemasangan kawat gigi," tambahnya.

Menurut drg. Jeffry, melakukan veneer adalah keputusan seumur hidup jadi harus paham betul resiko dan cara maintenance nya.

Veneer dilakukan dengan cara melapiskan gigi dengan bahan tambalan komposit atau porcelen.

2 Bumbu Dapur Ini Punya 10 Manfaat Bagi Kecantikan, Cegah Kulit Kering hingga Cerahkan Bibir

Jika kondisi gigi pasien tidak mendukung untuk langsung di lapisi bahan tersebut, maka gigi pasien harus dikikis terlebih dahulu.

Veneer terbagi menjadi dua, direct veneer dan indirect veneer.

Perbedaan antara direct veneer dan indirect veneer adalah dari bahan yang digunakan, harga, proses pengerjaan dan ketahanan veneer itu sendiri.

Selain itu drg. Jeffry menyarankan jika memang tidak harus melakukan veneer, lebih baik pasien melakukan teeth whitening.

Namun jika harus untuk melakukan veneer, maka sebaiknya menggunakan jenis indirect veneer.

Sebut Saung di Lapas Sukamiskin Hal Wajar, Patrice Rio Capella: Yang Masuk di Sana Bukan Kerbau

Hal ini dikarenakan meskipun harganya lebih mahal dari direct veneer tapi hasil yang diinginkan jauh lebih bagus daripada direct veneer.

Hal tersebut karena bahan yang digunakan untuk indirect veneer adalah porselen.

Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved