PPDB Karut-Marut, HMI Ciputat Minta Kadisdikbud Tangerang Selatan Dicopot

"Bapak-bapak kan punya anak sekolah, mau enggak didiskriminasi?" pekik salah satu pedemo.

PPDB Karut-Marut, HMI Ciputat Minta Kadisdikbud Tangerang Selatan Dicopot
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Komisariat Teknik Himpunam Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat, unjuk rasa di depan kantor pemerintahan kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) Jalan Maruga 1, Ciputat, Tangsel, Kamis (26/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Komisariat Teknik Himpunam Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat, unjuk rasa di depan kantor pemerintahan kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) Jalan Maruga 1, Ciputat, Tangsel.

Puluhan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Pamulang (Unpam) itu menilai penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) oleh Pemkot Tangsel, karut marut.

Dalam orasinya dan poster-poster yang mereka bawa, mahasiswa meminta Kadisdikbud Tangsel dicopot dari jabatannya.

Bocah Perempuan 11 Tahun Diculik Saat Pulang Mengaji, Selamat Karena Penjual Martabak

"Copot Kadis Dindik Tangsel," tertulis di poster putih dengan tulisan pilox warna mereka.

Selain itu di poster putih lainnya yang direbahkan di jalan, tertulis juga sorotan kepada sikap Wali Kota Airin Rachmi Diany yang dinilai terkesan diam saja.

"Wali Kota Tangsel Diem2x bae #SmartKorup."

Berdasarkan pantauan TribunJakarta.com, sekira pukul 13.00 WIB, para mahasiswa teknik itu mendatangi Pemkot dengan berbagai orasinya.

Mereka menyoroti penderitaan wali murid yang alami kesusahan dengan berbagai kendala yang terjadi saat PPDB SMP beeberapa waktu lalu.

Jokowi Colek Chairul Tanjung Mewakafkan Hartanya untuk Pembangunan Menara MUI

"Bapak-bapak kan punya anak sekolah, mau enggak didiskriminasi?" pekik salah satu pedemo.

Puluhan kader HMI dan mahasiswa Unpam itu berdiri di pelataran pintu masuk Pemkot dan dijaga puluhan aparat Satpol PP yang mengamankan.

Sejumlah aparat kepolisian juga terlihat berjaga-jaga di sekitar lokasi.

Sekira pukul 14.00 WIB, massa membubarkan diri setelah sempat bentrokan dengan aparat Satpol PP dan kepolisian.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved