Sosok Diduga Pelaku Berkeliaran di Sekitar Rumah Novel, Istri Tak Khawatir Ada Serangan Lanjutan

"Saya dan anak-anak enggak khawatir, mereka tetap support, tetap percaya dan yakin saja, kembali lagi itu takdir. Bang Novel pun sudah yakin untuk kem

Sosok Diduga Pelaku Berkeliaran di Sekitar Rumah Novel, Istri Tak Khawatir Ada Serangan Lanjutan
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Novel Baswedan bersama istrinya Rina Emilda di kediamannya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (27/2/2018). 

Lebih dari itu, lanjut Rina, ada warga yang mengaku sempat melihat sosok orang yang diduga pelaku penyerangan terhadap Novel pada sekitar Maret 2018 lalu.

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Tinggal di Pejaten Barat Hangus Terbakar

Orang tersebut bukan lah warga di komplek tersebut dan wajahnya mirip sketsa wajah pelaku.

"Waktu Maret, ada warga sini yang lapor, ada orang yang diduga mirip pelaku sempat terlihat lagi di sekitar rumah saya. Penjaga rumah dan driver kami yang lihat," ungkapnya.

Atas laporan tersebut, Novel Baswedan sempat melakukan pengecekkan ke kamera pengawas dan minta penjaga rumah untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Kata Bang Novel, ini masih ada teror lagi, 'Misi belum selesai'. Yah, meski ada kejadian itu kami tetap support Bang Novel kembali tugas ke KPK. Bang Novel sendiri sejak awal sudah yakin jika pelaku maupun kasusnya tidak akan terungkap, dan sekarang terbukti," ujarnya.

Novel Baswedan mendapat serangan siraman air keras dari dua orang tak dikenal seusai melaksanakan salat subuh di masjid dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017.

Kerusakan yang parah di kedua mata membuat Novel harus menjalani serangkaian operasi guna penyembuhan di Singapore General Hospital, Singapura.

Sejak kejadian itu, Polri di bawah kepimpinan Jenderal Pol Tito Karnavian berkomitmen untuk menyelesaikan kasus penyerangan Novel. Mereka membentuk tim gabungan untuk menyelidiki kasus Novel ini.

Mulai Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa barang bukti, tiga kali melansir sketsa wajah diduga pelaku sampai meminta bantuan kepolisian Australia, telah dilakukan.

100 Personel Diterjunkan Untuk Mengawal Sidang Tuntutan Pembubaran JAD

Namun, meski hampir 16 bulan penyerangan itu terjadi, hingga saat Polri belum mampu menangkap pelaku, apalagi mengungkap motif kasus penyerangan terhadap Novel.

Novel Baswedan sendiri merupakan penyidik senior yang menangani sejumlah kasus mega korupsi tersebut di KPK. (tribun network/coz)

Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved